Mafia Tanah Talango: Dugaan Praktik Terstruktur, LSM TOPAN Desak Penegak Hukum Bertindak Tegas

- Publisher

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ahmad, Ketua LSM TOPAN.

Foto: Ahmad, Ketua LSM TOPAN.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) Talango kembali menjadi sorotan publik setelah kasus sengketa tanah lama muncul dengan wajah baru, namun masih jauh dari penyelesaian. Dugaan keterlibatan oknum-oknum kuat yang bermain secara sistematis membuat masyarakat mencurigai adanya “tameng kekuasaan” yang melindungi kepentingan tertentu.

Tri Ahmad, Ketua LSM TOPAN, menegaskan, Polres Sumenep sebagai penegak hukum harus bergerak cepat dan tegas menuntaskan kasus ini hingga ke akar.

“Jangan sampai aparat lemah dan kasus terus berlarut-larut. Penegak hukum harus menunjukkan marwahnya sebagai lembaga independen yang tegak lurus, adil, dan tegas tanpa pandang bulu,” ujar Tri Ahmad, (9/9/2025).

Tak hanya aparat penegak hukum, Tri Ahmad juga menyoroti kinerja Badan Pertanahan Nasional (BPN). Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) disebut rawan disalahgunakan oleh oknum tertentu, sehingga memicu konflik berkepanjangan. Ia mendesak BPN melakukan evaluasi dan perbaikan kinerja agar program itu benar-benar pro-masyarakat.

Kasus ini mencerminkan persoalan klasik: ketika regulasi ada, namun pengawasan lemah dan celah disalahgunakan, masyarakatlah yang menjadi korban. Tri Ahmad menekankan pentingnya transparansi dan penegakan hukum yang konsisten untuk membangun kepercayaan publik.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai
Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir
Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang
Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas
Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak
MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:25 WIB

Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:06 WIB

Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:20 WIB

Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Berita Terbaru

Opini

Baperan Ketika Kader Mulai Bicara Jujur

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:39 WIB