Kasus Penjambretan di Pasongsongan Terungkap, Publik Pertanyakan Transparansi Polisi

- Publisher

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mapolsek Pasongsongan.

Foto: Mapolsek Pasongsongan.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Warga Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sempat dibuat resah dengan beredarnya status WhatsApp seorang warga yang mengingatkan agar berhati-hati membawa dompet atau keluar dari bank. Kawasan Morassen Barat dan Timur disebut rawan aksi pencopetan, terutama ketika kondisi jalan sepi.

Kekhawatiran warga tersebut bukan tanpa alasan. Unit Reskrim Polsek Pasongsongan mengungkap kasus penjambretan yang terjadi di Jalan Raya Pasongsongan, pada Selasa (12/09/2025).

Pelaku berinisial DV, warga Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti, salah satunya sepeda motor Honda Vario warna hitam yang diduga digunakan saat beraksi.

Kapolsek Pasongsongan, Iptu Hariyanto, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Selasa (16/9/2025), hanya memberikan keterangan singkat.

“Siap mas, trims infonya. Mohon bantuannya bersama masyarakat untuk menjaga keamanan di wilayah hukum Kabupaten Sumenep, khususnya Pasongsongan,” ujarnya.

Namun, saat ditanyakan mengenai tindak lanjut terhadap pelaku, Kapolsek tidak memberikan jawaban lebih lanjut. Sikap tertutup ini menimbulkan pertanyaan dari publik mengenai sejauh mana proses hukum berjalan.

Keterbukaan informasi dinilai penting agar masyarakat tidak hanya tahu bahwa pelaku ditangkap, tetapi juga dapat memastikan bahwa proses hukum benar-benar berjalan sesuai aturan. Transparansi juga menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan warga terhadap aparat penegak hukum.

Sementara itu, berdasarkan informasi sementara, jumlah korban penjambretan di wilayah Pasongsongan bertambah. Mayoritas korban adalah perempuan.

 

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka
Badur Itu dari Kata Badrun, Artinya Bulan Purnama,” Pesan Mendalam Bang Ali di Peresmian Musolla AINUN BANI
Dafa Adi Wijaya Putra Bersinar di Madura Pop Talent 2026, Talenta Muda Sumenep yang Diyakini Siap Menuju D’Academy Indosiar
Dugaan Pungutan Berlebih Penyeberangan Kalianget–Talango Diusut, Sejumlah Operator Dipanggil Polisi
Modus Pinjam Sebentar Motor Raib, Mahasiswa Sumenep Laporkan Dugaan Penipuan Rp13 Juta ke Polisi
Nama Legislator Muncul di Sidang BSPS 2024, Siapa Aktor Besar di Balik Korupsi Rp26,8 Miliar?
Satlantas Polres Sumenep Urai Kemacetan Antrean BBM di Sejumlah SPBU, Warga Diimbau Tertib
Khidmat dan Meriah, Wisuda Santri Ponpes AT-TA’AWUN Sumenep Jadi Momentum Cetak Generasi Berakhlak

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:08 WIB

Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka

Senin, 29 Juni 2026 - 18:11 WIB

Badur Itu dari Kata Badrun, Artinya Bulan Purnama,” Pesan Mendalam Bang Ali di Peresmian Musolla AINUN BANI

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:02 WIB

Dafa Adi Wijaya Putra Bersinar di Madura Pop Talent 2026, Talenta Muda Sumenep yang Diyakini Siap Menuju D’Academy Indosiar

Jumat, 26 Juni 2026 - 02:11 WIB

Dugaan Pungutan Berlebih Penyeberangan Kalianget–Talango Diusut, Sejumlah Operator Dipanggil Polisi

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:41 WIB

Modus Pinjam Sebentar Motor Raib, Mahasiswa Sumenep Laporkan Dugaan Penipuan Rp13 Juta ke Polisi

Berita Terbaru

Foto: Kepala Desa Poja, Yuli Rizkianto, kini menjadi sorotan atas sejumlah persoalan di pemerintahan desa.

Hukum & Pemerintahan

Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka

Kamis, 2 Jul 2026 - 18:08 WIB