Marak Curanmor, Motor Milik Seorang Mahasiswi STKIP PGRI Digasak Maling 

- Publisher

Selasa, 15 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) terjadi di rumah indekos. Kali ini, korbannya seorang mahasiswi.

Naslah Magfiroh Agustin , seorang mahasiswi STKIP PGRI Sumenep harus kehilangan sepeda motor miliknya setelah berkunjung ke kos temannya di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Unit sepeda motor Honda Vario 125 warna merah kombinasi hitam dengan nomor polisi M 3029 YE itu raib di bawa pencuri.

” yah betul saya habis pulang dari campus langsung ke tajamara, tiba – tiba sakit perut akhirnya numpang kamar mandi di kos milik teman, ” Ungkapnya.

Kronologi bermula pada hari Senin (14/10/2024) sekitar pukul 20.00 WIB, pada saat itu korban hendak pulang dari campus STKIP PGRI Sumenep menuju Taman Tajamara Kota Sumenep untuk berbelanja, setelah itu korban merasa sakit perut dan menumpang kamar mandi kos milik temannya di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Dan perkiraan si korban berada di kamar kos temannya sekitar 2 jam dan pada saat korban hendak pulang sudah melihat sepeda motor miliknya hilang di halaman kos – kosan.

Atas kejadian tersebut Naslah (Korban) warga asli Desa Bumbungan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep ini mengalami kerugian sebesar Rp.23.000.000.- (Dua Puluh Tiga Juta Rupiah) dan langsung melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polres Sumenep, pada 15 Oktober 2024, berharap agar pihak kepolisian bisa menemukan pelaku pencurian tersebut.

Penulis : M. Aldiansyah

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai
Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir
Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang
Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas
Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak
MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:25 WIB

Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:06 WIB

Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:20 WIB

Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Berita Terbaru

Opini

Baperan Ketika Kader Mulai Bicara Jujur

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:39 WIB