Rp109,8 Miliar Dana BSPS Sumenep Disorot: Setahun Jalan, Kasus Korupsi Baru Tetapkan Lima Tersangka

- Publisher

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua LSM Karya Anak Bangsa saat berada di depan Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta.

Foto: Ketua LSM Karya Anak Bangsa saat berada di depan Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Penanganan kasus dugaan korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2024 di Kabupaten Sumenep kembali menuai sorotan publik. Hampir satu tahun sejak mulai diusut dan kini memasuki akhir 2025, perkara bernilai Rp109,8 miliar itu masih berada pada tahap penyidikan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim).

Di tengah proses hukum yang berjalan lambat, masyarakat sipil mempertanyakan keseriusan penegakan hukum. Ketua LSM Karya Anak Bangsa, Ahmad Rijali, meminta Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto dan Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin turun tangan mengawasi langsung penanganan perkara agar tidak berhenti pada aktor teknis semata.

“Kasus ini menyangkut ribuan warga penerima bantuan. Jangan sampai penyidikan hanya menyentuh lapisan bawah, sementara pihak yang lebih bertanggung jawab justru luput,” tegas Rijali.

Program BSPS 2024 di Sumenep menyasar 5.490 penerima di 143 desa. Namun penyidik menduga dana bantuan dipotong Rp3,5 juta hingga Rp4 juta per penerima, termasuk pungutan untuk pembuatan laporan penggunaan dana.

Jika dugaan tersebut terbukti, kerugian negara sementara diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah, angka yang dinilai bertolak belakang dengan tujuan program perumahan layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Lima Tersangka, Publik Pertanyakan Arah Penyidikan

Hingga saat ini, Kejati Jawa Timur telah menetapkan lima orang tersangka, salah satunya pejabat struktural Pemerintah Kabupaten Sumenep berinisial NLA yang menjabat sebagai Kepala Bidang pada Disperkimhub Sumenep.

Penyidik juga telah memeriksa lebih dari 200 saksi serta melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait. Meski demikian, publik mempertanyakan mengapa dalam kurun hampir setahun, jumlah tersangka belum menunjukkan perkembangan signifikan di tengah besarnya nilai anggaran dan luasnya sebaran penerima.

“Dengan skala program sebesar ini, wajar jika publik mendesak adanya transparansi arah penyidikan dan kemungkinan perluasan perkara,” ujar Rijali.

Ujian Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi

Kasus BSPS 2024 Sumenep kini dipandang sebagai ujian nyata komitmen negara dalam memberantas korupsi di sektor bantuan sosial dan perumahan rakyat. Tanpa langkah tegas dan terbuka, penanganan perkara ini berpotensi memperdalam ketidakpercayaan publik terhadap program bantuan pemerintah.

Hingga berita ini diturunkan, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur belum memberikan pernyataan resmi terkait arah penyidikan lanjutan maupun kemungkinan adanya pihak lain yang akan dimintai pertanggungjawaban hukum.

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?
Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas
Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit
Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak
LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN
Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep
Kades Grujugan Pimpin Kerja Bakti Massal, Benahi Kebersihan Sepanjang Jalan Raya Desa
Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:20 WIB

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:10 WIB

Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:33 WIB

Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak

Senin, 6 Juli 2026 - 14:37 WIB

LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN

Berita Terbaru

Opini

Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Selasa, 14 Jul 2026 - 14:39 WIB