Harga Cabai hingga Bawang di Sumenep Mulai Turun Jelang Nataru 2026, UPT Pasar Anom Imbau Warga Tetap Bijak Berbelanja

- Publisher

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala UPT Pasar Anom Sumenep, Ibnu Hajar, saat berada di area Pasar Anom.

Foto: Kepala UPT Pasar Anom Sumenep, Ibnu Hajar, saat berada di area Pasar Anom.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Sumenep terpantau mulai berfluktuasi dengan kecenderungan menurun pada beberapa komoditas strategis.

Berdasarkan data resmi pencatatan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sumenep di Pasar Anom, Kelurahan Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, periode 22–24 Desember 2025, sejumlah kebutuhan pokok mengalami penyesuaian harga seiring stabilnya pasokan di pasar tradisional.

Komoditas cabai merah besar tercatat mengalami penurunan cukup signifikan, dari sebelumnya Rp40.000 per kilogram turun hingga Rp25.000, sebelum kembali berada di kisaran Rp35.000 per kilogram. Sementara cabai kecil atau cabai rawit juga mengalami penurunan dari Rp60.000 menjadi Rp55.000 per kilogram.

Selain cabai, harga bawang merah tercatat turun dari Rp44.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Adapun bawang putih relatif stabil, bertahan di kisaran Rp30.000 hingga Rp31.000 per kilogram.

Kepala UPT Pasar Anom Sumenep, Ibnu Hajar, membenarkan adanya tren penurunan harga pada sejumlah bahan pokok tersebut. Menurutnya, kondisi ini dipengaruhi oleh kelancaran distribusi serta ketersediaan pasokan barang menjelang Nataru.

“Secara umum, harga bahan pokok di Pasar Anom mulai menunjukkan penurunan. Pasokan barang cukup stabil dan distribusi berjalan lancar menjelang Natal dan Tahun Baru 2026,” ujar Ibnu Hajar, Kamis (25/12/2025).

Meski demikian, Ibnu Hajar mengingatkan bahwa tidak semua komoditas mengalami penurunan harga. Beberapa kebutuhan pokok masih bertahan di level tertentu, seperti beras premium yang masih berada di angka Rp14.000 per kilogram, minyak goreng kemasan premium Rp39.000 per dua liter, serta daging sapi murni yang masih relatif tinggi di kisaran Rp135.000 per kilogram.

Dalam kesempatan itu, Ibnu Hajar juga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu gejolak harga di pasar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan harga dan stok agar kondisi pasar tetap stabil selama momentum Nataru,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep diharapkan terus memperkuat pengawasan harga serta pengendalian distribusi bahan pokok, khususnya menjelang puncak perayaan akhir tahun yang rawan terjadi peningkatan permintaan.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?
Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas
Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit
Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak
LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN
Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 645/GTY Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Anjangsana di Distrik Napua
Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep
Kodim 0213/Nias Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Botombawo

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:20 WIB

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:10 WIB

Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:33 WIB

Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak

Senin, 6 Juli 2026 - 14:37 WIB

LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN

Berita Terbaru

Opini

Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Selasa, 14 Jul 2026 - 14:39 WIB