BPKP Jatim Turun Tangan atas Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Poja, Koordinasi dengan Inspektorat dan Kejaksaan

- Publisher

Minggu, 8 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: H. Tri Ahmad Al-Hosaini (An. Ketua Umum LSM TOPAN).

Foto: H. Tri Ahmad Al-Hosaini (An. Ketua Umum LSM TOPAN).

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur menyatakan akan menindaklanjuti laporan LSM TOPAN terkait dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) di Desa Poja, Kabupaten Sumenep.

Komitmen tersebut tertuang dalam surat jawaban BPKP Jatim Nomor: 5/B/S/DJPKN-V.PPID.SBY/HUM.02.06/02/2026, sebagai respons atas laporan LSM TOPAN tertanggal 20 Januari 2026. Dalam surat itu, BPKP menegaskan bahwa laporan tersebut menjadi atensi lembaga pengawasan internal pemerintah dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

BPKP Jatim menyebut, langkah ini mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 71 Tahun 2015, yang menegaskan pentingnya pengawasan, pembinaan, dan pengendalian pengelolaan keuangan desa agar berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Tidak hanya itu, BPKP juga menyatakan akan berkoordinasi langsung dengan Inspektorat dan Kejaksaan dalam menindaklanjuti laporan dimaksud. Koordinasi ini menunjukkan bahwa dugaan penyimpangan Dana Desa di Poja tidak dipandang sebagai persoalan administratif semata, melainkan memiliki dimensi pengawasan yang lebih serius.

H. Tri Ahmad Al-Hosaini, selaku An. Ketua Umum LSM TOPAN, menyampaikan bahwa laporan yang mereka ajukan bukan tanpa dasar. Menurutnya, indikasi yang ditemukan di lapangan memperlihatkan adanya persoalan tata kelola pemerintahan desa yang perlu mendapat perhatian serius dari aparat pengawas.

“Kasus ini bukan sekadar persoalan angka, tetapi menyangkut bagaimana sistem pemerintahan desa dijalankan. Jangan sampai predikat ‘desa maju’ hanya menjadi label administratif, sementara praktik pengelolaan anggaran di lapangan tidak mencerminkan tata kelola yang baik,” ujarnya.

Ia berharap, langkah BPKP Jatim ini dapat menjadi pintu masuk untuk membuka secara terang benderang pengelolaan Dana Desa di Poja, sekaligus menjadi pembelajaran bagi desa-desa lain di Kabupaten Sumenep.

Sementara itu, Kepala Desa Poja, Yuli Rizkiyanto, hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut. Upaya konfirmasi kepada yang bersangkutan dan pihak terkait lainnya masih terus dilakukan guna mendapatkan penjelasan yang berimbang.

LSM TOPAN juga menilai, masyarakat berhak mengetahui secara jelas realisasi Dana Desa yang diterima oleh desanya, karena prinsip keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan anggaran di tingkat desa.

Perkembangan tindak lanjut dari BPKP Jatim, Inspektorat, dan Kejaksaan atas laporan ini akan terus dipantau. Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut pengelolaan Dana Desa yang selama ini digelontorkan negara dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

 

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha
Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas
Tangis Haru Warnai Sholat Idul Adha di Masjid Hidayatullah Atfal Nyabakan Barat
Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai
Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir
Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang
Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas
Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:12 WIB

BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:57 WIB

Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:25 WIB

Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:06 WIB

Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang

Berita Terbaru

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:50 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:41 WIB

Opini

Dari Counter HP ke Ribuan Orang

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:51 WIB