HPN 2026: Sekjen DPP APSI Sulaisi Abdurrazaq Serukan Pers Jadi Penjaga Akal Sehat Publik

- Publisher

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) menjadi momen refleksi bagi insan pers. Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APSI), Sulaisi Abdurrazaq, sosok yang dikenal di masyarakat sebagai pengacara kondang Kota Keris, menyampaikan pesan agar pers tetap berdiri sebagai penjaga akal sehat publik di tengah dinamika penegakan hukum yang kerap memunculkan tanda tanya.

Sulaisi menegaskan bahwa pers tidak boleh terjebak menjadi sekadar corong seremonial atau pengulang rilis resmi dari aparat penegak hukum (APH). Menurutnya, pers justru menjadi harapan publik untuk menghadirkan informasi yang tajam, kritis, berbasis data, dan berkelanjutan.

“Pers harus berani membongkar anomali penegakan hukum ketika terjadi peristiwa yang bertentangan dengan rasa keadilan publik. Pers tidak boleh apatis terhadap penyimpangan dari logika hukum dan asas keadilan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga independensi pers dari kekuasaan. Di saat hukum rentan ditarik pada kepentingan politik maupun modal, kemerdekaan pers dinilai menjadi benteng agar hukum tidak mudah dijadikan alat kepentingan tertentu.

Selain itu, pers diharapkan mampu menghidupkan nurani publik. Tidak hanya menyampaikan apa yang dilakukan APH atau memuat putusan hukum, tetapi juga menyoal mengapa terjadi kejanggalan dalam penegakan hukum serta menganalisis dampaknya bagi masa depan hukum, rakyat kecil, dan kehidupan berbangsa.

Menurutnya, kerja pers yang jujur akan menjadi arsip sejarah perlawanan terhadap ketidakadilan. “Hari ini mungkin ada putusan yang lolos dari koreksi, atau penanganan perkara yang bisa diperdebatkan. Tapi catatan pers yang jujur akan menjadi bukti bahwa ketidakadilan pernah dilawan,” katanya.

Ia menutup pesannya dengan penegasan bahwa ketika hukum menunjukkan anomali, pers tidak boleh netral. Pers harus berpihak pada kebenaran dan keadilan, sebagaimana amanat kemerdekaan pers itu sendiri.

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dugaan Perselingkuhan Berujung Penganiayaan, IRT di Sumenep Laporkan Tiga Orang ke Polresta
PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan
Dua Kali Disomasi Diabaikan, Sengketa Tanah Berujung Laporan Polisi, Lima Warga Sapeken Dilaporkan ke Polresta Sumenep
Pengawasan Internal Diperkuat, Pemkab Sumenep Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Akuntabel
Pejabat Administrator Baru Didorong Hadirkan Inovasi untuk Tingkatkan Kinerja Organisasi
Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan bagi Koperasi Berprestasi
Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?
Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:03 WIB

Dugaan Perselingkuhan Berujung Penganiayaan, IRT di Sumenep Laporkan Tiga Orang ke Polresta

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:41 WIB

PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:26 WIB

Dua Kali Disomasi Diabaikan, Sengketa Tanah Berujung Laporan Polisi, Lima Warga Sapeken Dilaporkan ke Polresta Sumenep

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:57 WIB

Pengawasan Internal Diperkuat, Pemkab Sumenep Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Akuntabel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:47 WIB

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan bagi Koperasi Berprestasi

Berita Terbaru

Opini

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:16 WIB