LSM TOPAN Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Kebundadap Timur ke Kejaksaan dan KPK

- Publisher

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: H. Tri Ahmad Al-Hosaini, atas nama Ketua Umum LSM TOPAN.

Foto: H. Tri Ahmad Al-Hosaini, atas nama Ketua Umum LSM TOPAN.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) TOPAN resmi melaporkan dugaan indikasi penyimpangan Dana Desa (DD) Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, ke aparat penegak hukum dan lembaga pengawas negara.

Laporan tertanggal 18 Februari 2026 tersebut ditujukan kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia cq. Kejaksaan Negeri Sumenep dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Surat tersebut juga ditembuskan ke BPK Perwakilan Jawa Timur, BPKP Provinsi Jawa Timur, Bupati Sumenep, Polres Sumenep, serta DPRD Kabupaten Sumenep.

Dalam dokumen laporannya, TOPAN menyebut total Dana Desa yang diterima Desa Kebundadap Timur sepanjang Tahun Anggaran 2021 hingga 2025 mencapai Rp 3.882.357.000.

Sorotan utama tertuju pada realisasi Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan data yang diakses melalui laman resmi Kementerian Keuangan, dana yang telah tersalurkan disebut sebesar Rp 935.186.000 dalam dua tahap. Namun, realisasi kegiatan yang tercatat dalam sistem hanya sebesar Rp 427.436.507 dengan 10 item kegiatan.

Berdasarkan perbandingan data tersebut, TOPAN mengklaim terdapat selisih anggaran yang belum tercantum dalam rekap kegiatan pada sistem yang dapat diakses publik.

H. Tri Ahmad Al-Hosaini, atas nama Ketua Umum LSM TOPAN, menyampaikan bahwa laporan tersebut dilayangkan setelah pihaknya lebih dulu mengirimkan surat permohonan klarifikasi terkait realisasi penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2021–2025.

“Surat klarifikasi telah kami kirimkan sejak 3 Februari 2026 kepada kepala desa, camat, Inspektorat, serta DMPD Kabupaten Sumenep. Namun hingga laporan ini kami sampaikan, belum ada jawaban resmi sebagai bahan pembanding,” ujarnya.

Selain dugaan selisih anggaran, TOPAN juga mempertanyakan pelaksanaan sejumlah kegiatan fisik desa, penggunaan anggaran kesehatan seperti posyandu dan polindes, pelatihan tenaga kesehatan, sistem informasi desa, serta honor operator desa yang dinilai cukup besar setiap tahunnya.

Atas dasar itu, TOPAN meminta aparat penegak hukum membentuk tim audit independen untuk memeriksa penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2021–2025, mencakup kegiatan fisik, bantuan sosial, operasional pemerintahan desa, maupun honorarium.

Upaya konfirmasi telah dilakukan awak media kepada Kepala Desa Kebundadap Timur, Rismawati, melalui pesan WhatsApp pada 19 Februari 2026. Hingga berita ini diterbitkan, pesan tersebut belum mendapat tanggapan.

Dugaan yang disampaikan LSM TOPAN tersebut kini menjadi kewenangan aparat penegak hukum untuk dilakukan telaah dan pendalaman lebih lanjut.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti
Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB