Dana Desa Kebundadap Timur Disorot, Kejari Sumenep Mulai Dalami Aduan Korupsi 2021–2025

- Publisher

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi penyelidikan dugaan penyimpangan Dana Desa oleh aparat penegak hukum.

Foto: Ilustrasi penyelidikan dugaan penyimpangan Dana Desa oleh aparat penegak hukum.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Pengelolaan Dana Desa di Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, akhirnya masuk dalam radar aparat penegak hukum. Kejaksaan Negeri Sumenep mulai mendalami laporan aduan masyarakat terkait dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa selama lima tahun terakhir, dari 2021 hingga 2025.

Pendalaman tersebut dilakukan setelah Kejaksaan menerima dokumen laporan pengaduan masyarakat yang disampaikan Tim Operasi Penyelamat Aset Negara (TOPAN) pada 18 Februari 2026.

Kepastian itu tertuang dalam surat resmi Kejaksaan Negeri Sumenep Nomor B-443/M.5.35/Dek.1/03/2026 tertanggal 9 Maret 2026.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa laporan dugaan penyimpangan Dana Desa Kebundadap Timur telah ditindaklanjuti dan mulai didalami melalui koordinasi dengan Inspektorat Kabupaten Sumenep sebagai Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) untuk dilakukan pemeriksaan investigatif.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Sumenep, Endro Riski Elazuardi, menyampaikan bahwa proses tersebut merupakan bagian dari mekanisme awal dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Laporan sebagaimana dimaksud telah ditindaklanjuti dan sedang dikoordinasikan bersama Inspektorat Kabupaten Sumenep selaku APIP untuk dilakukan pemeriksaan investigatif sesuai standar pengawasan,” demikian isi keterangan resmi Kejari Sumenep.

Masuknya laporan tersebut ke meja Kejaksaan menjadi babak baru dalam sorotan terhadap pengelolaan Dana Desa di Kebundadap Timur. Dalam beberapa waktu terakhir, penggunaan anggaran desa di wilayah itu kerap dipertanyakan oleh masyarakat karena diduga menyimpan sejumlah kejanggalan.

Sementara itu, H. Tri Ahmad Al-Hosaini, yang menyampaikan sikap atas nama Ketua Umum LSM TOPAN, menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan proses penanganan laporan tersebut.

Menurutnya, pelimpahan penanganan awal kepada APIP merupakan bagian dari mekanisme yang berlaku, namun pengawasan publik tidak boleh berhenti.

“Kami menghormati langkah Kejaksaan Negeri Sumenep yang berkoordinasi dengan APIP untuk pemeriksaan investigatif. Namun kami tegaskan, LSM TOPAN akan terus memantau dan mengawal proses ini sampai tuntas,” tegasnya.

Ia menambahkan, laporan yang disampaikan pihaknya bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kepedulian masyarakat terhadap transparansi pengelolaan Dana Desa.

“Ini menyangkut uang rakyat. Karena itu kami akan terus monitor perkembangan kasus ini agar prosesnya berjalan transparan dan tidak berhenti di tengah jalan,” tambahnya.

Dengan mulai didalaminya laporan tersebut, publik kini menunggu langkah lanjutan dari aparat penegak hukum. Jika dalam pemeriksaan investigatif ditemukan indikasi kerugian negara atau perbuatan melawan hukum, perkara ini berpotensi meningkat ke tahap penyelidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Kebundadap Timur belum memberikan keterangan resmi terkait laporan dugaan penyimpangan Dana Desa yang kini mulai didalami oleh Kejaksaan Negeri Sumenep.

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Bukan Sekadar Ngopi, Polsek Bluto dan Wartawan Bicara Kamtibmas hingga Maraknya Pencurian
BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN
Masuk Lewat Jendela Dini Hari, Dua Orang Diamankan Warga Berujung Damai di Polsek Talango
Polresta Sumenep Periksa Dua Saksi, Dalami Pemicu Dugaan Penganiayaan yang Diduga Berkaitan dengan Perselingkuhan
KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep, Ratusan Penumpang Dievakuasi
BPRS Bhakti Sumekar Bagi-bagi Mobil hingga Paket Umrah, Hairil Fajar Ajak Masyarakat Tingkatkan Saldo Tabungan
PCNU Sumenep Dorong Lahirnya Raperda Tembakau, Satukan Petani, Pengusaha dan Pemerintah dalam Satu Forum
Semangat Gotong Royong Tak Pernah Padam, Warga Dusun Palegin Swadaya Bangun Jalan Menuju Yayasan Miftahul Ulum

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Bukan Sekadar Ngopi, Polsek Bluto dan Wartawan Bicara Kamtibmas hingga Maraknya Pencurian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:27 WIB

BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Masuk Lewat Jendela Dini Hari, Dua Orang Diamankan Warga Berujung Damai di Polsek Talango

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Polresta Sumenep Periksa Dua Saksi, Dalami Pemicu Dugaan Penganiayaan yang Diduga Berkaitan dengan Perselingkuhan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:26 WIB

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep, Ratusan Penumpang Dievakuasi

Berita Terbaru