Puskopal Koarmada II Disorot: Dugaan Pelanggaran Tongkang KM Safaraz Jaya Dibiarkan Berlarut

- Publisher

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gedung Puskopal Koarmada II Surabaya

Foto: Gedung Puskopal Koarmada II Surabaya

SURABAYA, (TrendiKabar.com)– Sikap Puskopal Koarmada II menuai sorotan tajam setelah dinilai tidak menunjukkan respons tegas atas pengaduan yang dilayangkan LSM TOPAN terkait polemik operasional tongkang KM Safaraz Jaya di Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep.

Pengaduan yang telah lebih dahulu disampaikan melalui surat resmi itu hingga kini belum mendapat kejelasan tindak lanjut. Kondisi ini memunculkan kesan adanya pembiaran terhadap dugaan pelanggaran yang seharusnya ditangani secara serius dan transparan.

Laporan tersebut memuat dugaan tidak ringan, mulai dari pungutan tarif kendaraan Golongan II yang diduga melampaui ketentuan hingga indikasi penggunaan BBM jenis solar subsidi untuk kepentingan komersial.

Sorotan semakin menguat setelah muncul dugaan keterlibatan unsur institusi militer dalam operasional kapal tersebut isu sensitif yang semestinya dijawab secara terbuka, bukan didiamkan.

Sebagai bentuk tekanan, LSM TOPAN telah mendatangi langsung kantor Puskopal Koarmada II Surabaya untuk melakukan tindak lanjut serta menyerahkan bukti tambahan, termasuk dugaan kejanggalan administratif pada surat resmi Unit Jasa Transportasi Darat dan Laut (JTDL) yang disebut tidak dilengkapi stempel.

Ketua Umum LSM TOPAN, H. Tri Ahmad Al-Hosaini, menegaskan bahwa pihaknya siap membawa persoalan ini ke tingkat lebih tinggi.

“Jika tidak ada tindakan tegas, kami akan bersuratan resmi kepada Bapak Panglima Tentara Nasional Indonesia dan melaporkan ke Pomal,” tegasnya.

Sementara itu, pihak internal Puskopal hanya menyebut persoalan masih dalam pembahasan tanpa kejelasan arah.

Jika situasi ini terus dibiarkan, bukan hanya dugaan pelanggaran yang menjadi persoalan, tetapi juga potensi rusaknya kepercayaan publik terhadap institusi yang seharusnya menjunjung tinggi disiplin dan akuntabilitas.

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti
Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan
Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan
Sorotan Fasilitas Mewah di Cibinong, Karutan Sumenep Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:29 WIB

LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB