Anggota Dewan Fraksi PAN Angkat Bicara, PLN ULP Sumenep Disorot dalam Dugaan Penebangan Siwalan Tanpa Izin

- Publisher

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Dugaan penebangan pohon siwalan tanpa izin dalam proyek pemasangan tiang listrik di Dusun Tenggina, Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, kian memanas dan menuai sorotan publik.

Proyek yang seharusnya hadir untuk kepentingan publik justru diduga mengabaikan bahkan mengorbankan hak kepemilikan warga. Ironisnya, PT PLN ULP Sumenep terkesan tidak menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan ini. Alih-alih memberikan solusi konkret, pihak PLN hanya menyampaikan janji akan berkoordinasi. Namun hingga kini, belum terlihat langkah nyata maupun titik penyelesaian yang jelas, sehingga memunculkan kesan bahwa masalah ini dibiarkan berlarut tanpa tanggung jawab yang tegas.

Sikap ini memicu tanda tanya besar. Pasalnya, penebangan pohon milik warga tanpa izin bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menyangkut hak dasar masyarakat yang seharusnya dilindungi.

Nama Asmawi yang disebut-sebut sebagai koordinator atau pemohon proyek juga belum memberikan penjelasan. Minimnya transparansi dari pihak-pihak terkait semakin memperkeruh situasi di lapangan.

Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi PAN, Gunaifi Syarif Arrody (Rody), saat dikonfirmasi pada Kamis (9/4/2026), menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat sebagai pelaksana proyek.

“Saya bukan pelaksana proyek. Saya hanya menjembatani komunikasi dengan pihak PLN terkait kebutuhan tiang listrik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, jika benar terjadi penebangan tanpa izin, maka tindakan tersebut jelas merupakan pelanggaran.

“Kalau memang ada penebangan tanpa izin, itu tetap salah,” tegasnya.

Sementara itu, pemilik pohon siwalan yang dirugikan dikabarkan tidak tinggal diam. Ia berencana melaporkan kasus ini ke Polsek Batang-Batang apabila tidak ada itikad baik maupun penyelesaian dari pihak terkait.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi PT PLN ULP Sumenep dalam menjalankan proyek infrastruktur yang semestinya berpihak pada masyarakat. Tanpa transparansi dan tanggung jawab yang jelas, kepercayaan publik berpotensi terus terkikis.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi maupun langkah konkret dari PT PLN ULP Sumenep maupun pihak pelaksana di lapangan. Publik kini menunggu, apakah persoalan ini akan diselesaikan secara bertanggung jawab, atau justru kembali mengendap tanpa kejelasan.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?
Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas
Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit
Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak
LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN
Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 645/GTY Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Anjangsana di Distrik Napua
Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep
Kodim 0213/Nias Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Botombawo

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:20 WIB

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:10 WIB

Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:33 WIB

Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak

Senin, 6 Juli 2026 - 14:37 WIB

LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN

Berita Terbaru

Opini

Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Selasa, 14 Jul 2026 - 14:39 WIB