Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak

- Publisher

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tampak mobil dinas Inspektorat terparkir di depan Balai Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi.

Foto: Tampak mobil dinas Inspektorat terparkir di depan Balai Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Suasana Balai Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, mendadak berubah tegang pada Selasa (12/5/2026). Sebuah mobil dinas berplat merah terlihat terparkir tepat di depan kantor desa. Kedatangan kendaraan tersebut diduga membawa tim Inspektorat Kabupaten Sumenep yang turun langsung melakukan pemeriksaan.

Momen itu langsung menyita perhatian warga, terlebih dalam beberapa waktu terakhir Desa Kebundadap Timur ramai diperbincangkan terkait dugaan persoalan Dana Desa. Bisik-bisik soal pemeriksaan pengelolaan Dana Desa pun kembali mencuat di tengah masyarakat.

Turunnya Inspektorat disebut berkaitan dengan laporan dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) Kebundadap Timur tahun anggaran 2021 hingga 2025 yang sebelumnya dilaporkan LSM TOPAN ke Kejaksaan Negeri Sumenep.

Ketua Umum TOPAN, H. Tri Ahmad Al-Hosaini, membenarkan adanya kedatangan tim Inspektorat tersebut. Menurutnya, tim pengawasan daerah datang untuk mengambil sejumlah dokumen penting terkait pengelolaan Dana Desa.

“Benar, tadi Inspektorat Kabupaten Sumenep turun. Saya sempat menanyakan tadi. Dari Inspektorat turun untuk mengambil dokumen-dokumen,” ujar H. Tri Ahmad Al-Hosaini kepada media ini.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus mengawal proses tersebut hingga benar-benar tuntas dan tidak berhenti di tengah jalan.

“Kami minta usut tuntas dan kami akan kawal sampai tuntas ke akar-akarnya,” tegasnya.

Dalam laporan yang sebelumnya dilayangkan ke Kejaksaan Negeri Sumenep, TOPAN menyebut adanya dugaan potensi kebocoran anggaran mencapai sekitar Rp2,3 miliar. Dugaan itu meliputi pekerjaan yang disebut tidak terealisasi, indikasi mark-up anggaran, hingga proyek yang diduga tidak sesuai spesifikasi.

Laporan tersebut kemudian dilimpahkan Kejaksaan Negeri Sumenep kepada Inspektorat Kabupaten Sumenep selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) guna dilakukan pendalaman lebih lanjut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah perangkat desa tampak berada di kantor desa saat tim Inspektorat datang. Aktivitas di balai desa pun terlihat berbeda dari biasanya. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Inspektorat terkait hasil pemeriksaan maupun dokumen yang sedang didalami.

Kasus dugaan Dana Desa Kebundadap Timur kini terus menjadi sorotan publik. Warga berharap pemeriksaan tidak berhenti sebatas formalitas administrasi, melainkan mampu membuka secara terang dugaan persoalan anggaran yang selama ini menjadi perbincangan masyarakat.

Publik kini menanti langkah lanjutan aparat pengawasan daerah. Akankah dugaan persoalan Dana Desa miliaran rupiah itu benar-benar dibongkar hingga tuntas, atau justru kembali tenggelam tanpa kejelasan.

Penulis : Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Berlebih Penyeberangan Kalianget–Talango Diusut, Sejumlah Operator Dipanggil Polisi
Modus Pinjam Sebentar Motor Raib, Mahasiswa Sumenep Laporkan Dugaan Penipuan Rp13 Juta ke Polisi
Nama Legislator Muncul di Sidang BSPS 2024, Siapa Aktor Besar di Balik Korupsi Rp26,8 Miliar?
Satlantas Polres Sumenep Urai Kemacetan Antrean BBM di Sejumlah SPBU, Warga Diimbau Tertib
Khidmat dan Meriah, Wisuda Santri Ponpes AT-TA’AWUN Sumenep Jadi Momentum Cetak Generasi Berakhlak
Beradaptasi Dengan Kebutuhan Zaman, RSUD Moh. Anwar Dorong Transformasi Layanan Kesehatan
Tak Hanya Cepat, Pelayanan RSUD Moh. Anwar Sumenep Kini Makin Terintegrasi
Kepercayaan Masyarakat Terus Menguat, RSUD Moh. Anwar Perkuat Layanan Humanis

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 02:11 WIB

Dugaan Pungutan Berlebih Penyeberangan Kalianget–Talango Diusut, Sejumlah Operator Dipanggil Polisi

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:41 WIB

Modus Pinjam Sebentar Motor Raib, Mahasiswa Sumenep Laporkan Dugaan Penipuan Rp13 Juta ke Polisi

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:33 WIB

Nama Legislator Muncul di Sidang BSPS 2024, Siapa Aktor Besar di Balik Korupsi Rp26,8 Miliar?

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:37 WIB

Satlantas Polres Sumenep Urai Kemacetan Antrean BBM di Sejumlah SPBU, Warga Diimbau Tertib

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:55 WIB

Khidmat dan Meriah, Wisuda Santri Ponpes AT-TA’AWUN Sumenep Jadi Momentum Cetak Generasi Berakhlak

Berita Terbaru