Pemuda di Sapeken Tewas Akibat Penganiayaan, Polisi Dalami Kasus

- Publisher

Sabtu, 25 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pelaku berinisial S (Kaos Hitam) dan korban berinisial B (Meninggal).

Foto : Pelaku berinisial S (Kaos Hitam) dan korban berinisial B (Meninggal).

SUMENEP – Seorang pemuda berinisial B (22), warga Desa Paliat, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Tanjung, Desa Paliat, Kecamatan Sapeken, pada Rabu (22/01/2025) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti SH, menjelaskan bahwa kejadian ini bermula dari pertengkaran antara korban dengan seorang pria berinisial S (18), yang juga warga Desa Paliat.

“Korban dan pelaku terlibat cekcok hingga akhirnya pelaku diduga menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam,” ujar Widiarti saat konferensi pers, Jumat (24/01/2025).

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat oleh warga setempat. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.30 WIB.

Polisi menduga bahwa pertengkaran ini dipicu oleh persoalan pribadi. Sebelumnya, korban dan pelaku diketahui telah terlibat cekcok terkait hubungan pribadi yang sensitif.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Sumenep,” tambah AKP Widiarti.

Pelaku saat ini telah diamankan di Polsek Sapeken dan akan dipindahkan ke Polres Sumenep pada Minggu (26/01/2025) mendatang.

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 340, juncto Pasal 338, juncto Pasal 353 ayat 1, juncto Pasal 351 ayat 3 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara maksimal 20 tahun.

 

 

 

 

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Laporan Dana Desa Sumenep Disorot, Kejari Tunggu Inspektorat, TOPAN Tempuh Pengaduan ke Polresta
Razia Rokok Tanpa Pita Cukai di Terminal Arya Wiraraja, Satpol PP Sumenep Diharapkan Buka Suara
Polresta Sumenep Dalami Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Anggota Polsek Gapura Disorot Sipropam
Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Perkuat Sinergi Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas
Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Al-Amien Prenduan, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri
HUT ke-75 Humas Polri, Polresta Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Aksi Bakti Sosial
Pererat Silaturahmi dan Soliditas Kader, Djoni Tunaidy Konsolidasikan PSI Sumenep di Saronggi
Dari ruang kelas menuju kegelapan DPO, jejak sang pendidik yang luntur

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:59 WIB

Laporan Dana Desa Sumenep Disorot, Kejari Tunggu Inspektorat, TOPAN Tempuh Pengaduan ke Polresta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:46 WIB

Razia Rokok Tanpa Pita Cukai di Terminal Arya Wiraraja, Satpol PP Sumenep Diharapkan Buka Suara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:19 WIB

Polresta Sumenep Dalami Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Anggota Polsek Gapura Disorot Sipropam

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:13 WIB

Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Perkuat Sinergi Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:06 WIB

Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Al-Amien Prenduan, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri

Berita Terbaru