Jalan Rusak di Desa Lapa Taman Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Kecewa: Prioritas Siapa yang Didahulukan?

- Publisher

Sabtu, 15 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Akses jalan yang rusak

Foto : Akses jalan yang rusak

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Sabtu (15/2/2025) pembangunan infrastruktur di Desa Lapa Taman, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, terus menjadi sorotan. Warga mempertanyakan kebijakan pemerintah desa yang dinilai mengesampingkan perbaikan akses jalan utama yang selama bertahun-tahun rusak dan dibiarkan tanpa perhatian serius.

Jalan yang menghubungkan Dusun Pangkalang dan sekitarnya merupakan jalur vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Namun, harapan warga agar jalan tersebut segera diperbaiki seolah hanya menjadi angan-angan. Tidak hanya rusak dan tak beraspal, akses ini juga rawan banjir akibat buruknya sistem irigasi, terutama saat musim hujan. Air dari desa tetangga sering mengalir ke wilayah ini, menyebabkan genangan yang merusak lahan pertanian dan menghambat mobilitas warga.

Kekecewaan warga semakin memuncak setelah Kepala Desa Lapa Taman, Abu Huraera, menyatakan bahwa ada pembangunan lain yang dianggap lebih prioritas dibanding perbaikan jalan ini. Pernyataan tersebut menuai kritik, karena bagi warga, akses jalan adalah kebutuhan mendesak yang seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah desa.

Seorang warga berinisial P menyatakan bahwa kondisi jalan yang rusak parah ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Namun, setiap kali masyarakat mengajukan keluhan, mereka hanya mendapat jawaban normatif tanpa tindakan nyata.

“Kami sudah sering menyampaikan aspirasi, tapi jalan ini terus dipandang sebelah mata. Padahal, ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga soal akses ekonomi dan kesejahteraan kami,” ujar P dengan nada kecewa.

Masyarakat Dusun Pangkalang dan sekitarnya berharap agar pemerintah desa segera bertindak. Selain perbaikan jalan, mereka juga meminta pembangunan irigasi yang layak agar banjir saat musim hujan tidak terus berulang.

Pemerintah desa diharapkan lebih transparan dalam menentukan skala prioritas pembangunan. Jangan sampai kebijakan yang diambil justru mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat. Jika perbaikan jalan terus ditunda, tidak menutup kemungkinan warga akan mengambil langkah lebih lanjut untuk memperjuangkan hak mereka.

 

 

 

 

Penulis : Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Pasi Intel Kodim 0827/Sumenep Akui Pelanggaran Lalu Lintas, Minta Maaf dan Janji Perketat Disiplin
Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman
Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan
Berseragam Dinas, Pasi Intel Kodim Sumenep Diduga Abaikan Helm dan Lampu Merah, Bagaimana Pengawasan Disiplin?
Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT
Bukan Sekadar Ngopi, Polsek Bluto dan Wartawan Bicara Kamtibmas hingga Maraknya Pencurian
BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN
Masuk Lewat Jendela Dini Hari, Dua Orang Diamankan Warga Berujung Damai di Polsek Talango

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:56 WIB

Pasi Intel Kodim 0827/Sumenep Akui Pelanggaran Lalu Lintas, Minta Maaf dan Janji Perketat Disiplin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Berseragam Dinas, Pasi Intel Kodim Sumenep Diduga Abaikan Helm dan Lampu Merah, Bagaimana Pengawasan Disiplin?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT

Berita Terbaru

Opini

Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 17 Agu 2026 - 07:23 WIB