Diskominfo Bojonegoro dan RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Ajak Ibu Hamil Cegah Infeksi Prenatal

- Publisher

Kamis, 27 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Diskominfo Bojonegoro Bersama RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Ajakk Ibu Hamil Cegah Infeksi Prenatal.

Foto: Diskominfo Bojonegoro Bersama RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Ajakk Ibu Hamil Cegah Infeksi Prenatal.

BOJONEGORO, (TrendiKabar.com) – Dalam rangka Bulan Pencegahan Infeksi Prenatal Internasional, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bojonegoro bersama RSUD Sosodoro Djatikoesoemo mengajak masyarakat, khususnya ibu hamil, untuk mencegah infeksi prenatal melalui Program SAPA (Selamat Pagi).

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, dr. Margaretha Claudya F., Sp.OG, menjelaskan bahwa angka kasus infeksi pada bayi baru lahir masih cukup tinggi. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat mengenai pencegahan infeksi prenatal perlu ditingkatkan.

“Infeksi prenatal terjadi selama masa kehamilan dan dapat disebabkan oleh berbagai virus, mulai dari yang ringan seperti influenza hingga yang lebih serius seperti toksoplasmosis dan tetanus,” jelas dr. Margaretha dalam siaran tertulis Pemkab Bojonegoro, Kamis (26/2/2025).

Ia menambahkan bahwa ibu hamil lebih rentan terhadap infeksi karena sistem imunnya menurun. Jika seorang ibu hamil mengalami infeksi, dampaknya bisa berpengaruh pada janin yang dikandungnya.

Untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh, ibu hamil disarankan untuk membatasi interaksi dengan lingkungan yang berisiko, melakukan vaksinasi secara teratur, menjaga kebersihan, serta menghindari konsumsi daging mentah. Selain itu, interaksi dengan hewan peliharaan juga perlu dibatasi, terutama karena beberapa virus dapat ditemukan pada kotoran hewan seperti kucing dan unggas.

Infeksi prenatal dapat dideteksi melalui pemeriksaan USG jika menyebabkan kelainan fisik pada janin. Namun, kelainan pada saraf atau organ dalam umumnya tidak dapat terdeteksi sebelum kelahiran.

“Salah satu infeksi yang paling diwaspadai adalah toksoplasmosis karena dapat menyebabkan keguguran. Pengobatannya dilakukan seperti penyakit infeksi lainnya,” tambah dr. Margaretha.

Ia mengimbau para ibu hamil untuk rutin melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai jadwal, mendapatkan vaksinasi sesuai anjuran, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Langkah pencegahan lainnya termasuk memisahkan alat makan untuk mengurangi risiko penularan virus serta membatasi kontak dengan hewan peliharaan selama masa kehamilan.

Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, diharapkan angka infeksi prenatal dapat ditekan sehingga kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga.

 

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

MBG Sumenep Kembali Disorot, Makanan Diduga Berbau dan SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Berulang Kali Dikeluhkan
Ketua LSM Karya Anak Bangsa Sorot Keras Kasus Infus Anak di Puskesmas Pasongsongan: Minta Audit SOP dan Tanggung Jawab Jelas
Kapus Pasongsongan Tawarkan Perawatan Luka di Rumah, Sempat Jenguk AA di RSI Kalianget
Tangan Anak Melepuh Usai Infus Tiga Hari, Keluarga Minta Penjelasan Puskesmas Pasongsongan
Pasien Asal Ambunten Jalani Pemeriksaan Perdana di RSUD Sumenep, Apresiasi Respons Layanan Penyakit Dalam
Warga Gapura Apresiasi Pelayanan Poli Kulit dan Kelamin RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep
Pelayanan RSUD Moh. Anwar Dinilai Ramah, Warga Karangbudi Puas
Perjuangan Nyawa di Laut: Remaja 19 Tahun Asal Sapudi Dirujuk ke RSUD Sumenep dalam Kondisi Kritis

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:16 WIB

MBG Sumenep Kembali Disorot, Makanan Diduga Berbau dan SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Berulang Kali Dikeluhkan

Minggu, 8 Februari 2026 - 23:26 WIB

Ketua LSM Karya Anak Bangsa Sorot Keras Kasus Infus Anak di Puskesmas Pasongsongan: Minta Audit SOP dan Tanggung Jawab Jelas

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:10 WIB

Kapus Pasongsongan Tawarkan Perawatan Luka di Rumah, Sempat Jenguk AA di RSI Kalianget

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:29 WIB

Tangan Anak Melepuh Usai Infus Tiga Hari, Keluarga Minta Penjelasan Puskesmas Pasongsongan

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:17 WIB

Pasien Asal Ambunten Jalani Pemeriksaan Perdana di RSUD Sumenep, Apresiasi Respons Layanan Penyakit Dalam

Berita Terbaru

Opini

Pancasila yang Saya Temukan di Pinggir Jalan

Senin, 1 Jun 2026 - 12:11 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:50 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:41 WIB