Notaris Ternama Sumenep, Verra Eka Puji Iskandar, Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik di Google

- Publisher

Selasa, 4 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Verrav Eka Puji Iskandar, S.H., M.Kn., keluar dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sumenep usai membuat laporan pada 4 Maret 2025.

Foto: Verrav Eka Puji Iskandar, S.H., M.Kn., keluar dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sumenep usai membuat laporan pada 4 Maret 2025.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Nama besar Notaris Verra Eka Puji Iskandar, S.H., M.Kn., tercoreng akibat ulasan negatif yang mencatut namanya di Google. Merasa difitnah, ia resmi melaporkan dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik ke Polres Sumenep.

Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/135/III/2025/SPKT/Polres Sumenep/Polda Jawa Timur, menyusul temuan komentar bernada fitnah yang menyerangnya secara langsung.

Ulasan Fitnah Mencatut Nama Besar Notaris Verra Eka Puji Iskandar

Kejadian ini bermula pada Selasa, 4 Maret 2025, pukul 15.00 WIB, saat Verra Eka Puji Iskandar mendapati komentar yang menuduh kantornya tidak profesional dan melakukan tindakan merugikan klien.

Ulasan yang diunggah oleh akun bernama “Wahyudi TN” berbunyi:

“Notaris tukang bohong! Bapak saya ngurus sampai berbulan-bulan ternyata tidak didaftarkan. Sudah dicek di Pertanahan Jawa Timur, bahkan Reskrim Polda Jatim dan Polres Sumenep ikut campur. Dokumen serta uang 40 juta dirampas oleh Joni dan Vera. Ke mana kau lari? Tetap saya kejar sampai kasusnya tuntas! Orang benar tidak akan pernah mundur, ingat itu!”

Komentar ini diduga ditulis oleh seseorang yang mengklaim sebagai anak dari seorang pria bernama Nawawi.

Notaris Verra Eka Puji Iskandar Bantah Keras dan Ambil Langkah Hukum

Merasa tidak pernah memiliki klien bernama “Wahyudi TN”, Verra Eka Puji Iskandar dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menilai pernyataan itu mencemarkan nama baiknya sebagai seorang notaris yang selama ini dikenal profesional dan berintegritas.

Tidak tinggal diam, ia pun mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus ini ke Polres Sumenep agar pelaku dan motif di balik ulasan fitnah tersebut bisa terungkap.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), pencemaran nama baik melalui media elektronik dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3), yang mengancam pelaku dengan pidana penjara maksimal 4 tahun dan/atau denda maksimal Rp750 juta.

Saat ini, Polres Sumenep tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pihak yang berada di balik ulasan tersebut dan apa motif di balik fitnah yang mencatut nama Verra Eka Puji Iskandar.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut reputasi seorang notaris ternama di Sumenep yang selama ini dikenal profesional dan berpengalaman dalam menjalankan tugasnya.

 

 

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Laporan Dana Desa Sumenep Disorot, Kejari Tunggu Inspektorat, TOPAN Tempuh Pengaduan ke Polresta
Razia Rokok Tanpa Pita Cukai di Terminal Arya Wiraraja, Satpol PP Sumenep Diharapkan Buka Suara
Polresta Sumenep Dalami Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Anggota Polsek Gapura Disorot Sipropam
Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Perkuat Sinergi Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas
Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Al-Amien Prenduan, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri
HUT ke-75 Humas Polri, Polresta Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Aksi Bakti Sosial
Pererat Silaturahmi dan Soliditas Kader, Djoni Tunaidy Konsolidasikan PSI Sumenep di Saronggi
Dari ruang kelas menuju kegelapan DPO, jejak sang pendidik yang luntur

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:59 WIB

Laporan Dana Desa Sumenep Disorot, Kejari Tunggu Inspektorat, TOPAN Tempuh Pengaduan ke Polresta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:46 WIB

Razia Rokok Tanpa Pita Cukai di Terminal Arya Wiraraja, Satpol PP Sumenep Diharapkan Buka Suara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:19 WIB

Polresta Sumenep Dalami Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Anggota Polsek Gapura Disorot Sipropam

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:13 WIB

Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Perkuat Sinergi Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:06 WIB

Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Al-Amien Prenduan, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri

Berita Terbaru