Bupati Sumenep Fokus Promosi Pantai Slopeng, Kritikan Muncul Terhadap Destinasi Wisata Lain yang Terabaikan

- Publisher

Kamis, 3 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Kebijakan promosi wisata yang digagas oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kembali menuai perhatian publik. Dalam sebuah video yang tersebar di media sosial, Bupati mengajak masyarakat untuk merayakan Lebaran Ketupat di Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, pada 7 April 2025. Namun, tidak ada penyebutan mengenai destinasi wisata lain yang juga berpotensi besar di Kabupaten Sumenep.

“Sebentar lagi Lebaran Ketupat, siapa yang gak mau makan ketupat? Saya mengajak masyarakat untuk memeriahkan Lebaran Ketupat bersama-sama di Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk pada Hari Senin, 7 April 2025. Pemerintah daerah menggelar ketupat di Pantai Slopeng, ayo ke Sumenep bersama-sama,” ujar Bupati dalam video tersebut.

Pernyataan tersebut memicu reaksi dari Asmuri, seorang pengamat wisata lokal, yang menilai kebijakan promosi wisata Pemkab Sumenep tidak memperhatikan pemerataan potensi destinasi yang ada. “Apakah wisata di Sumenep hanya sebatas Pantai Slopeng? Mengapa pemerintah daerah hanya fokus pada satu lokasi, sementara ada banyak destinasi lain yang memiliki daya tarik luar biasa?” kritik Asmuri.

Beberapa destinasi wisata lain, seperti Gili Labak, Pantai Sembilan, Gili Iyang, dan Pantai Lombang, menurut Asmuri, juga memiliki potensi yang patut mendapat perhatian. “Jika Pemkab hanya fokus pada satu destinasi, potensi-potensi wisata lain yang juga bisa menjadi ikon Sumenep akan terabaikan,” tambahnya.

Asmuri juga mengingatkan bahwa promosi wisata yang berpusat pada satu lokasi saja dapat menghambat pemerataan ekonomi bagi masyarakat yang bergantung pada sektor pariwisata. “Lebaran Ketupat seharusnya bisa menjadi peluang untuk mempromosikan semua potensi wisata di Sumenep, bukan hanya satu tempat saja. Pemerataan perhatian pada seluruh destinasi akan membantu mengembangkan sektor pariwisata secara merata,” katanya.

Dalam menanggapi kritik ini, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Mohammad Iksan, belum memberikan komentar resmi.

Pemerintah Kabupaten Sumenep kini menghadapi tantangan untuk meninjau ulang kebijakan promosi wisata mereka agar dapat menciptakan keseimbangan dalam pengembangan destinasi wisata yang ada, serta memastikan pemerataan manfaat bagi masyarakat yang bergantung pada sektor ini.

 

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Laporan Dana Desa Sumenep Disorot, Kejari Tunggu Inspektorat, TOPAN Tempuh Pengaduan ke Polresta
Razia Rokok Tanpa Pita Cukai di Terminal Arya Wiraraja, Satpol PP Sumenep Diharapkan Buka Suara
Polresta Sumenep Dalami Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Anggota Polsek Gapura Disorot Sipropam
Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Perkuat Sinergi Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas
Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Al-Amien Prenduan, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri
HUT ke-75 Humas Polri, Polresta Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Aksi Bakti Sosial
Pererat Silaturahmi dan Soliditas Kader, Djoni Tunaidy Konsolidasikan PSI Sumenep di Saronggi
Dari ruang kelas menuju kegelapan DPO, jejak sang pendidik yang luntur

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:59 WIB

Laporan Dana Desa Sumenep Disorot, Kejari Tunggu Inspektorat, TOPAN Tempuh Pengaduan ke Polresta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:46 WIB

Razia Rokok Tanpa Pita Cukai di Terminal Arya Wiraraja, Satpol PP Sumenep Diharapkan Buka Suara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:19 WIB

Polresta Sumenep Dalami Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Anggota Polsek Gapura Disorot Sipropam

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:13 WIB

Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Perkuat Sinergi Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:06 WIB

Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Al-Amien Prenduan, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri

Berita Terbaru