SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Desa Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, menggelar acara Istighasah Kubro dan Bersholawat pada Selasa siang, 6 Mei 2025, mulai pukul 12.30 WIB. Kegiatan religius ini merupakan bagian dari rangkaian tradisi tahunan Rokat Desa, yang menjadi warisan budaya masyarakat pesisir Madura.
Acara yang berlangsung di kediaman Kepala Desa Lombang tersebut menghadirkan penceramah kharismatik, KH. Kholil Yasin, M.Pd.I, dan turut dimeriahkan oleh penampilan grup seni religi Al-Banjari Ghung Muna dari Kecamatan Batuputih.
Kepala Desa Lombang, Hendri, S.Kep, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rokat Desa bukan hanya tradisi turun-temurun, tetapi juga sarana mempererat hubungan spiritual masyarakat dengan Sang Pencipta.
“Tradisi ini adalah ungkapan syukur kami atas rezeki yang diberikan Allah SWT, sekaligus ikhtiar batin untuk keselamatan dan kemakmuran desa,” ujar Hendri.
Rokat Desa, yang secara harfiah berarti “ruwatan” atau “tolak bala desa”, biasanya digelar masyarakat nelayan dan petani sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan pengharapan terhadap hasil panen dan tangkapan laut yang melimpah. Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat Lombang.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Desa Saipul Bahri, sejumlah tokoh agama dan masyarakat, serta warga yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Dengan semangat kebersamaan dan kekuatan tradisi lokal, acara ini menjadi simbol penguatan nilai-nilai kultural dan spiritual masyarakat Lombang.
Penulis : Mat Halil/Suri Hariady
Editor : (Red)



























