Oleh: Suri Hariady
SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Di tengah derasnya arus kendaraan modern yang lalu-lalang di perempatan Jl. DR. Wahidin No. 53, Pajagalan, sebuah pemandangan unik menyita perhatian publik: sebuah sedan klasik Honda Accord 1600 MT tampak gagah meski diselimuti hujan.
Mobil ini bukan sekadar kendaraan tua. Ia adalah simbol dari era keemasan industri otomotif Jepang pada akhir 1970-an hingga awal 1980-an. Bodi mengotak, lampu ganda bulat, dan emblem khas “Accord” di sisi bodi kirinya, menjadi penanda bahwa teknologi dan desain masa lalu masih sanggup mencuri hati di zaman serba digital ini.
Fenomena ini membuka ruang refleksi. Ketika masyarakat berlomba-lomba membeli kendaraan berbasis teknologi terkini, seorang pemilik mobil lawas justru hadir dengan pesan kuat: orisinalitas dan ketekunan dalam merawat warisan mekanik.
Simbol Ketahanan di Tengah Kota
Bukan tanpa alasan mobil ini menyedot perhatian. Selain tampil mencolok di tengah derasnya hujan, keberadaan mobil klasik semacam ini di ruang publik juga menyentuh aspek sosial budaya. Sumenep, yang selama ini dikenal sebagai kota bersejarah dengan nuansa tradisional yang kuat, seolah mendapatkan cerminan ideal lewat hadirnya kendaraan yang juga menyimpan jejak sejarahnya sendiri.

Apakah ini hanya nostalgia semata? Tidak sepenuhnya. Mobil ini berbicara tentang nilai. Tentang bagaimana masyarakat bisa menghargai yang lama tanpa harus merasa ketinggalan zaman. Dalam dunia jurnalistik, itu seperti menghormati kode etik dan prinsip verifikasi di tengah era clickbait dan disinformasi.
Antara Koleksi dan Komitmen
Merawat mobil seperti Honda Accord 1600 MT bukan perkara mudah. Tidak hanya perlu biaya, tapi juga dedikasi dan komitmen. Bagian mesin, onderdil, hingga interior, sebagian besar sudah tidak lagi tersedia di pasar umum. Maka, yang kita lihat bukan hanya mobil melainkan hasil dari kesabaran, pencarian, dan kecintaan.
Barangkali, inilah pesan paling kuat dari kehadiran mobil ini di tengah kota: bahwa apa pun yang dirawat dengan kesungguhan akan tetap relevan, meski zaman berubah. Sebagaimana jurnalisme berkualitas yang tetap penting meski algoritma digital kian mendominasi.
Penutup
Honda Accord 1600 MT yang terparkir tenang di sudut Pajagalan bukan sekadar kendaraan. Ia adalah narasi berjalan tentang keberanian bertahan, tentang warisan yang tak lekang oleh waktu, dan tentang harapan bahwa nilai-nilai orisinal bisa tetap hidup di tengah pusaran perubahan.
Editor : (Red)



























