Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Talango Kian Parah, Harga Tembus Rp25 Ribu per Tabung

- Publisher

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Kelangkaan gas Elpiji 3 kilogram (kg) terus menghantui masyarakat Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep. Sejak Senin, 1 Juni 2025, warga semakin kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut. Kondisi ini berdampak langsung terhadap aktivitas rumah tangga dan perekonomian masyarakat.

Pantauan TrendiKabar.com di lapangan menunjukkan harga Elpiji melon itu melambung tinggi, mencapai Rp25.000 per tabung di tingkat pengecer. Lonjakan harga ini jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah dan sangat memberatkan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Saya sudah keliling ke beberapa tempat untuk cari gas, tapi sangat sulit. Kalaupun ada, harganya sampai Rp25 ribu per tabung,” ujar Sarif, warga Desa Essang Pesisir, Selasa (3/6/2025).

Sarif, yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan, mengaku kelangkaan ini menyulitkan kebutuhan dapur rumah tangganya. Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan konkret.

“Masyarakat butuh solusi cepat. Jangan sampai kami terus-menerus kesulitan hanya untuk bisa memasak di rumah,” imbuhnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, belum memberikan respon melalui pesan WhatsApp.

Warga Talango berharap Pemkab Sumenep bersama instansi terkait, termasuk Pertamina dan Disperindag, segera menormalkan kembali distribusi Elpiji 3 kg agar kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan layak.

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan
STAIM Tarate Resmi Bertransformasi Menjadi ISMU, Advokat Mas’odi Beri Apresiasi
Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan
Sorotan Fasilitas Mewah di Cibinong, Karutan Sumenep Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus
Tagihan Air Melonjak Belasan Kali Lipat, Pelanggan Perumda Sumekar Pertanyakan Dasar Perhitungan
Tak Sekadar Duduk di Balik Meja, Kadis DLH Sumenep Turun Langsung Pantau Kenyamanan Taman Bunga
Kejari Luruskan Audit DD Poja dan Kebundadap Timur, Dokumen Direvisi, Arah Penanganan Dinanti

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 23:18 WIB

Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah

Rabu, 30 September 2026 - 22:44 WIB

Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 02:17 WIB

STAIM Tarate Resmi Bertransformasi Menjadi ISMU, Advokat Mas’odi Beri Apresiasi

Rabu, 30 September 2026 - 01:55 WIB

Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan

Senin, 28 September 2026 - 22:12 WIB

Sorotan Fasilitas Mewah di Cibinong, Karutan Sumenep Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus

Berita Terbaru