Motor Digadaikan Rp7 Juta, Belum Sebulan Sudah Berpindah Tangan: Seorang Ibu di Kediri Lapor Polisi

- Publisher

Selasa, 17 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN KEDIRI, (TrendiKabar.com) – Seorang warga Kabupaten Kediri, Setia Asih Purwaningtyas, harus menelan kekecewaan setelah sepeda motor yang ia gadaikan justru raib sebelum batas waktu pelunasan. Tak terima dengan kejadian tersebut, ia resmi melaporkan kasus dugaan penggelapan ke Polres Kediri.

Kasus ini bermula pada Minggu, 3 Desember 2023, ketika Setia Asih menggadaikan motor Honda Scoopy tahun 2021 berwarna biru dengan pelat nomor AG 3435 DZ kepada seorang pria berinisial CA. Gadai dilakukan secara langsung di rumah CA dengan nominal uang Rp7 juta. Keduanya sepakat batas pelunasan hanya satu bulan.

Namun, ironisnya, saat Setia Asih datang kembali untuk menebus kendaraannya pada 6 Januari 2024 belum genap sebulan sejak perjanjian motor tersebut sudah tak berada di tangan CA. Menurut pengakuan terduga pelaku, sepeda motor itu telah dipindah tangankan kepada seseorang berinisial E, warga Kandangan, Kediri.

“Saat ibu saya datang ke rumah CA untuk menebus motor, ternyata motornya sudah diberikan ke orang lain,” ujar Satrya, anak korban, saat dikonfirmasi.

Atas peristiwa tersebut, korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Kediri. Laporan pengaduan masyarakat tercatat dalam nomor STTLPM/396/VII/2024/SPKT tertanggal 21 Juli 2024.

Dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang dikeluarkan Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri pada 24 Agustus 2024, kasus ini masih berada dalam tahap penyelidikan.

Namun hingga pertengahan Juni 2025, belum ada informasi lanjutan terkait proses hukum ataupun status para pihak yang terlibat. Keluarga korban berharap aparat penegak hukum dapat segera menuntaskan perkara ini demi keadilan.

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan
Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan
Sorotan Fasilitas Mewah di Cibinong, Karutan Sumenep Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus
KPK Bongkar Dugaan Setoran di BPN Jatim, Uang hingga Emas Disita, Aliran dari Kantah Mulai Ditelusuri
Kejari Luruskan Audit DD Poja dan Kebundadap Timur, Dokumen Direvisi, Arah Penanganan Dinanti

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:29 WIB

LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 01:55 WIB

Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB