Ijazah SDI Dipermasalahkan, Siswi AM Gagal Lulus: Musyawarah Desa Kombang Jadi Solusi

- Publisher

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Kasus gagalnya kelulusan siswi berinisial AM di Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, akhirnya menemukan titik terang setelah menjadi sorotan publik. Permasalahan administratif terkait ijazah pendidikan dasar yang dimiliki AM memicu digelarnya musyawarah di Balai Desa Kombang, Selasa (22/7/2025), untuk mencari solusi agar siswi tersebut tetap dapat melanjutkan pendidikannya.

Musyawarah ini dihadiri oleh Kepala MTsS Nurul Jadid sekaligus perwakilan Yayasan Nurul Jadid, Riyan Zulkarnain; Kepala SDI AT-Tauhidiyah, Moh. Ilyas, bersama Operator Sekolah Mahwini; wali murid AM, Ajiburrahman; perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Buhari; serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Forum tersebut menjadi ajang klarifikasi bagi semua pihak. Perwakilan MTsS Nurul Jadid menjelaskan, kegagalan kelulusan AM terjadi karena data siswi tidak terbaca dalam sistem EMIS (Education Management Information System) saat proses pendaftaran. Hal itu disebabkan oleh masalah teknis pada dokumen pendidikan dasar dari SDI AT-Tauhidiyah.

“Sejak awal kami kesulitan menginput data AM ke EMIS. Ini bukan kelalaian pihak madrasah, tetapi murni persoalan teknis pada dokumen asalnya,” ujar Riyan Zulkarnain kepada TrendiKabar.com sebelumnya.

Di sisi lain, Kepala SDI AT-Tauhidiyah Moh. Ilyas bersama Operator Sekolah Mahwini menegaskan bahwa data AM sebenarnya telah terdaftar dengan benar di Dapodik (Data Pokok Pendidikan). Karena itu, mereka menilai tidak ada masalah administratif dari pihak sekolah asal.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Buhari, memastikan bahwa ijazah yang dikeluarkan SDI AT-Tauhidiyah sah secara hukum dan telah tercatat di arsip Dinas Pendidikan. Buhari juga menegaskan, jika di kemudian hari ditemukan masalah, pihaknya siap bertanggung jawab penuh.

“Ijazah itu valid dan tidak bermasalah. Namun, jika ada keberatan dari pihak wali murid atau di kemudian hari ditemukan masalah, Dinas Pendidikan siap menarik atau mengambil alih ijazah tersebut serta bertanggung jawab sesuai ketentuan,” tegas Buhari.

Meski pihak Yayasan dan MTsS Nurul Jadid tetap keberatan karena dalam pengecekan data melalui sistem verval PD (verifikasi dan validasi peserta didik) nama AM tidak ditemukan sebagai siswa SDI AT-Tauhidiyah, melainkan tercatat di MIS Nurul Jadid, musyawarah menghasilkan kesepakatan bersama.

Kasus ini menjadi pembelajaran penting bagi seluruh sekolah penerima siswa pindahan agar tidak serta-merta menerima siswa mutasi tanpa kelengkapan dokumen. Komunikasi dan verifikasi dengan sekolah asal harus dilakukan sejak awal untuk mencegah terulangnya persoalan administratif.

Musyawarah akhirnya menyepakati langkah bersama agar AM tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa hambatan administratif, dengan komitmen semua pihak membantu proses legalisasi dan penyelarasan data di sistem pendidikan.

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?
Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas
Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit
Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak
LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN
Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep
Kades Grujugan Pimpin Kerja Bakti Massal, Benahi Kebersihan Sepanjang Jalan Raya Desa
Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:20 WIB

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:10 WIB

Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:33 WIB

Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak

Senin, 6 Juli 2026 - 14:37 WIB

LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN

Berita Terbaru

Opini

Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Selasa, 14 Jul 2026 - 14:39 WIB