Kabag SDA Sumenep: Distribusi BBM ke Sapudi Terkendala Pergantian Kapal

- Publisher

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Sumenep, Dadang Iskandar, saat ditemui di ruang kerjanya.

Foto: Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Sumenep, Dadang Iskandar, saat ditemui di ruang kerjanya.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Pulau Sapudi dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab Sumenep, Dadang Iskandar, menjelaskan bahwa persoalan tersebut dipicu pergantian kapal pengangkut BBM oleh Pertamina.

“Pertamina menyampaikan bahwa kapal pengangkut BBM kini diganti menggunakan kapal dengan tonase lebih besar. Kapal tersebut sejak beberapa waktu lalu sudah beroperasi melayani distribusi BBM di wilayah kepulauan, mulai dari Sapeken, Kangean, Sapudi hingga Ra’as,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (26/9/2025).

Ia menuturkan, sebelumnya distribusi dilakukan menggunakan kapal berkapasitas kecil. Namun setelah diganti dengan kapal berukuran lebih besar, proses bongkar muat memerlukan waktu lebih lama karena jalur kapal harus melayani beberapa kepulauan sekaligus.

“Teknis kendalanya memang ada pada pergantian kapal dengan tonase lebih besar sehingga proses bongkar muat membutuhkan waktu lebih lama. Berdasarkan informasi dari Pertamina, kapal tersebut sudah mulai beroperasi sejak 15 Agustus dan kemarin sudah sampai di Sapudi,” jelasnya.

Sejumlah warga Pulau Sapudi berharap pasokan BBM segera kembali normal. Mereka menyebut, kelangkaan ini berdampak pada aktivitas nelayan, transportasi, hingga kebutuhan sehari-hari masyarakat.

 

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?
Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas
Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit
Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak
LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN
Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep
Kades Grujugan Pimpin Kerja Bakti Massal, Benahi Kebersihan Sepanjang Jalan Raya Desa
Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:20 WIB

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:10 WIB

Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:33 WIB

Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak

Senin, 6 Juli 2026 - 14:37 WIB

LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN

Berita Terbaru

Opini

Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Selasa, 14 Jul 2026 - 14:39 WIB