SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Ajang Talenta Daerah Intelligent Students Competition MIPA (Matematika–IPA) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Sumenep Tahun 2025 yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep kembali menuai sorotan. Salah satu peserta peraih Juara 1 mengaku hanya menerima hadiah sebesar Rp1 juta, padahal dalam stereo form panitia tertulis bahwa hadiah Juara 1 sebesar Rp1.500.000.
Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa ketidaksesuaian tersebut menimbulkan tanda tanya. Ia mempertanyakan selisih Rp500 ribu yang tidak diterima anaknya.
“Nominal yang kami terima tidak sesuai dengan yang tertulis di form. Lalu sisanya ke mana? Apakah dipotong atau ada hal lain? Sekalipun ada pemotongan, peserta dan wali murid harus diberi tahu. Ini menimbulkan tanda tanya besar,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Disdik Sumenep, Ardiansyah Ali Sochibi, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait dugaan perbedaan nominal hadiah tersebut.
“Tadi staf sudah saya panggil untuk mengecek kesesuaian dengan SK yang ada. Kami akan klarifikasi dan mengecek kembali,” jelasnya.
Ardiansyah menambahkan bahwa tidak menutup kemungkinan terjadi kekeliruan dari pihak panitia atau internal dinas.
“Bisa jadi ada kesalahan dari kami. Nanti akan kami cek kembali secara detail,” ujarnya.
Transparansi anggaran dan kejelasan teknis penyaluran hadiah menjadi catatan penting dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan. Persiapan yang lebih matang sejak awal dinilai dapat mencegah munculnya polemik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara.
Penulis : Mat Halil/Suri Hariady
Editor : (Red)



























