Hadiah Juara 1 Diduga Tak Sesuai Form? Orang Tua Pertanyakan Transparansi Ajang Talenta Daerah MIPA Sumenep 2025

- Publisher

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana pelaksanaan Ajang Talenta Daerah Intelligent Students Competition MIPA 2025 tingkat SD di Kabupaten Sumenep.

Foto: Suasana pelaksanaan Ajang Talenta Daerah Intelligent Students Competition MIPA 2025 tingkat SD di Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Ajang Talenta Daerah Intelligent Students Competition MIPA (Matematika–IPA) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Sumenep Tahun 2025 yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep kembali menuai sorotan. Salah satu peserta peraih Juara 1 mengaku hanya menerima hadiah sebesar Rp1 juta, padahal dalam stereo form panitia tertulis bahwa hadiah Juara 1 sebesar Rp1.500.000.

Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa ketidaksesuaian tersebut menimbulkan tanda tanya. Ia mempertanyakan selisih Rp500 ribu yang tidak diterima anaknya.

“Nominal yang kami terima tidak sesuai dengan yang tertulis di form. Lalu sisanya ke mana? Apakah dipotong atau ada hal lain? Sekalipun ada pemotongan, peserta dan wali murid harus diberi tahu. Ini menimbulkan tanda tanya besar,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Disdik Sumenep, Ardiansyah Ali Sochibi, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait dugaan perbedaan nominal hadiah tersebut.

“Tadi staf sudah saya panggil untuk mengecek kesesuaian dengan SK yang ada. Kami akan klarifikasi dan mengecek kembali,” jelasnya.

Ardiansyah menambahkan bahwa tidak menutup kemungkinan terjadi kekeliruan dari pihak panitia atau internal dinas.

“Bisa jadi ada kesalahan dari kami. Nanti akan kami cek kembali secara detail,” ujarnya.

Transparansi anggaran dan kejelasan teknis penyaluran hadiah menjadi catatan penting dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan. Persiapan yang lebih matang sejak awal dinilai dapat mencegah munculnya polemik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Sat Set Sot Nomor Urut 02 Kembali Guncang Festival Musik Tong Tong Semadura 2026
HIMPASS Bongkar Persoalan Sapeken di Hadapan Kapolresta Sumenep, Narkoba hingga Terumbu Karang Jadi Sorotan
Ribuan Warga Larut dalam Gema Sholawat Nariyah Ittisholana di Lapangan Kecamatan Batang-Batang, Sumenep
Ketua DPRD dan BK Dinilai Menghindar, PPI Perpanjang Aksi hingga Ada Kepastian
Jam Kerja Masih Berlangsung, Sejumlah Orang Berseragam Dinas Terlihat Ngopi di Warkop El-Malik
Nelayan Siap Biayai Pengerukan, Izin Alur Pasongsongan Masih Terkendala
Bukan Sekadar Bakti Sosial, Lanal Batuporon Bekali Nelayan Sapudi dengan Wawasan Keamanan Laut
Geger! Warga Temukan Mayat Terbakar di Tegalan Batang-Batang Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:36 WIB

Sat Set Sot Nomor Urut 02 Kembali Guncang Festival Musik Tong Tong Semadura 2026

Jumat, 4 September 2026 - 21:53 WIB

HIMPASS Bongkar Persoalan Sapeken di Hadapan Kapolresta Sumenep, Narkoba hingga Terumbu Karang Jadi Sorotan

Jumat, 4 September 2026 - 21:43 WIB

Ribuan Warga Larut dalam Gema Sholawat Nariyah Ittisholana di Lapangan Kecamatan Batang-Batang, Sumenep

Jumat, 4 September 2026 - 19:24 WIB

Ketua DPRD dan BK Dinilai Menghindar, PPI Perpanjang Aksi hingga Ada Kepastian

Rabu, 2 September 2026 - 16:36 WIB

Jam Kerja Masih Berlangsung, Sejumlah Orang Berseragam Dinas Terlihat Ngopi di Warkop El-Malik

Berita Terbaru