Polsek Batang-Batang Turun ke TKP Kebakaran Warung di Legung Timur

- Publisher

Sabtu, 27 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Personel Polsek Batang-Batang bersama warga saat berada di lokasi kebakaran Warung Riskiyah di Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep.

Foto: Personel Polsek Batang-Batang bersama warga saat berada di lokasi kebakaran Warung Riskiyah di Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Polsek Batang-Batang turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran warung yang terjadi di Dusun Pasaran, Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Sabtu (27/12/2025) siang.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIB dan menimpa Warung Riskiyah milik Saifur (32), warga Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang. Saat kejadian, korban sedang beraktivitas melayani pembeli di dalam warung.

Informasi yang dihimpun TrendiKabar.com di lokasi menyebutkan, korban awalnya melihat percikan api muncul dari bagian plafon bangunan warung. Percikan api tersebut kemudian menyambar sejumlah barang dagangan berbahan plastik yang mudah terbakar, sehingga api dengan cepat membesar.

Melihat kondisi tersebut, korban langsung meminta bantuan warga sekitar. Warga bersama petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Sumenep bergerak cepat melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar 10 menit kemudian dan tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

Kapolsek Batang-Batang Iptu Ratman Desianto, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pihaknya segera menurunkan personel ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran dari masyarakat.

“Personel Polsek Batang-Batang turun ke TKP untuk melakukan pengamanan, memintai keterangan saksi-saksi, serta mengumpulkan bahan keterangan terkait kejadian kebakaran tersebut,” ujar Kapolsek Batang-Batang dalam keterangannya.

Saksi-saksi yang dimintai keterangan di antaranya Iin (28), istri korban, Imam Sofyan (40), dan Yono (60), yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.

Berdasarkan hasil awal pengumpulan bahan keterangan di TKP, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting instalasi listrik di sisi bangunan yang kemudian menyambar plafon dan barang-barang plastik di dalam warung. Diketahui, warung tersebut menjual perlengkapan bayi serta bahan makanan olahan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp75 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Pihak kepolisian menyebutkan, korban memilih tidak menempuh jalur hukum dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. Meski demikian, Polsek Batang-Batang tetap melakukan pelaporan kepada pimpinan sebagai bagian dari prosedur dan pendataan kepolisian.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan usaha yang menyimpan bahan mudah terbakar, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak
MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa
Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep
PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Dugaan Celah “Mafia” hingga Bupati Tak Pernah Temui Massa Aksi
Rp10 Juta Tak Kunjung Cair, Arisan Get di Sumenep Dilaporkan ke Polisi
Tim Elang Satlantas Polres Sumenep Bersinergi dengan Disperkimhub Kabupaten Sumenep Tertibkan Parkir di Jalan Diponegoro

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:44 WIB

Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:22 WIB

Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00 WIB

MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:50 WIB

Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep

Berita Terbaru