Antusias Warga Membludak, Isbat Nikah Keliling di Nyabakan Timur Permudah Akses Buku Nikah

- Publisher

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sidang isbat nikah keliling di wilayah Kecamatan Batang-Batang, Sumenep.

Foto: Sidang isbat nikah keliling di wilayah Kecamatan Batang-Batang, Sumenep.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Antusiasme masyarakat Desa Nyabakan Timur terhadap pelaksanaan isbat nikah keliling begitu tinggi. Program ini menjadi jawaban atas persoalan yang selama ini dihadapi warga, yakni banyak pasangan yang telah menikah namun belum memiliki buku nikah resmi.

Kondisi tersebut berdampak pada berbagai urusan administrasi, mulai dari pengurusan akta kelahiran anak hingga akses layanan publik lainnya yang mensyaratkan dokumen pernikahan sah. Padahal, buku nikah merupakan dokumen penting yang seharusnya dimiliki setiap pasangan setelah melangsungkan pernikahan.

Dalam pembukaan sidang isbat nikah yang digelar pada 24 April 2026, Ketua Majelis Hakim sekaligus Ketua Pengadilan Agama Sumenep, Moh. Jatim, S.Ag., M.H.I., menegaskan pentingnya buku nikah bagi masyarakat.

“Buku nikah sangat penting dan dibutuhkan masyarakat. Kami hadir untuk memberikan pemahaman agar masyarakat tidak merasa kebingungan dan tidak kehilangan hak-haknya,” ujarnya dalam sambutan.

Sementara itu, Sahba, S.H., selaku inisiator pelaksanaan isbat nikah massal, menjelaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari banyaknya keluhan warga yang kesulitan mendapatkan buku nikah.

“Selama ini masyarakat mengeluh karena sudah menikah tetapi belum memiliki buku nikah. Dari situ kami berinisiatif mengajukan permohonan isbat massal ke Pengadilan Agama Sumenep agar masyarakat lebih mudah mendapatkan legalitas pernikahan,” jelasnya.

Program isbat nikah keliling ini pun mendapat respons positif dari warga. Salah satu peserta mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

“Saya sangat senang, karena akhirnya bisa mendapatkan buku nikah. Selama ini saya kesulitan mengurus akta kelahiran anak karena tidak punya buku nikah. Terima kasih kepada Pak Sahba yang sudah membantu dan mempermudah prosesnya, bahkan persyaratan cukup dikirim melalui WhatsApp,” tuturnya.

Melalui program ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya legalitas pernikahan semakin meningkat, sekaligus meminimalisir persoalan administrasi kependudukan di kemudian hari.

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Khidmat dan Meriah, Wisuda Santri Ponpes AT-TA’AWUN Sumenep Jadi Momentum Cetak Generasi Berakhlak
Beradaptasi Dengan Kebutuhan Zaman, RSUD Moh. Anwar Dorong Transformasi Layanan Kesehatan
Tak Hanya Cepat, Pelayanan RSUD Moh. Anwar Sumenep Kini Makin Terintegrasi
Kepercayaan Masyarakat Terus Menguat, RSUD Moh. Anwar Perkuat Layanan Humanis
Dibalik Layanan Prima, RSUD Moh. Anwar Terus Gembleng Kompetensi Tenaga Kesehatan
813 Warga Desa Essang Terima Bantuan Sembako, Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat
Founder BIP Foundation H. Ali Zainal Abidin: “Jika Ingin Dekat Rasulullah, Muliakan Anak Yatim”
Taat Bayar Pajak, Warga Batang-Batang Sumenep Diganjar Hadiah Umroh

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:55 WIB

Khidmat dan Meriah, Wisuda Santri Ponpes AT-TA’AWUN Sumenep Jadi Momentum Cetak Generasi Berakhlak

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:44 WIB

Beradaptasi Dengan Kebutuhan Zaman, RSUD Moh. Anwar Dorong Transformasi Layanan Kesehatan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:38 WIB

Tak Hanya Cepat, Pelayanan RSUD Moh. Anwar Sumenep Kini Makin Terintegrasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:28 WIB

Kepercayaan Masyarakat Terus Menguat, RSUD Moh. Anwar Perkuat Layanan Humanis

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:11 WIB

Dibalik Layanan Prima, RSUD Moh. Anwar Terus Gembleng Kompetensi Tenaga Kesehatan

Berita Terbaru