SUMENEP, (Trendikabar.com ) – Transformasi layanan kesehatan terus menjadi fokus RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep dalam menjawab perkembangan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Berbagai langkah pembenahan dan penguatan sistem pelayanan dilakukan secara berkelanjutan guna menghadirkan layanan kesehatan yang lebih efektif, profesional, dan mampu mengikuti perkembangan dunia kesehatan modern, Senin(22/06/2026).
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik, rumah sakit dituntut untuk terus beradaptasi agar mampu memberikan layanan yang cepat, akurat, dan berorientasi pada kepuasan pasien. Karena itu, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus melakukan berbagai inovasi dan penyempurnaan pada berbagai aspek pelayanan sebagai bagian dari komitmen meningkatkan mutu layanan kesehatan.
Upaya transformasi tersebut tidak hanya berfokus pada pengembangan sarana dan prasarana, tetapi juga mencakup penguatan sistem kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penerapan budaya pelayanan yang berorientasi pada mutu dan keselamatan pasien. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan berjalan secara efektif dan mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan bahwa transformasi pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang terus berlangsung.
Menurutnya, rumah sakit harus mampu menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan agar tetap dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan harapan masyarakat sekaligus memenuhi standar pelayanan kesehatan yang berlaku.
“Perkembangan dunia kesehatan berjalan sangat cepat. Karena itu rumah sakit harus terus beradaptasi dan melakukan berbagai pembenahan agar kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat terus meningkat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa transformasi pelayanan yang dilakukan rumah sakit tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi pelayanan, tetapi juga untuk memperkuat keselamatan pasien dan meningkatkan kenyamanan masyarakat selama mendapatkan layanan kesehatan.
Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala, berbagai aspek pelayanan terus ditinjau dan disempurnakan guna memastikan setiap unit pelayanan mampu bekerja secara optimal sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. Evaluasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam membangun budaya perbaikan berkelanjutan.
“Transformasi bukan hanya tentang perubahan sistem atau teknologi, tetapi juga tentang bagaimana seluruh unsur rumah sakit memiliki komitmen yang sama untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Menurut dr. Erliyati, keberhasilan transformasi pelayanan sangat bergantung pada kolaborasi seluruh elemen rumah sakit, mulai dari tenaga medis, tenaga kesehatan, petugas pelayanan, hingga jajaran manajemen.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, langkah transformasi yang dilakukan juga diharapkan mampu memperkuat daya saing rumah sakit di tengah perkembangan layanan kesehatan yang semakin kompetitif.
“Kami ingin menghadirkan layanan kesehatan yang semakin mudah diakses, profesional, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Transformasi yang kami lakukan merupakan bagian dari komitmen untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Melalui berbagai upaya pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.***
Penulis : Dafa Irwanto Saputra

























