Demonstrasi di UGM Tuntut Klarifikasi Ijazah Presiden Jokowi

- Publisher

Selasa, 15 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA, (TrendiKabar.com) – Ratusan orang yang tergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (15/4). Demonstrasi tersebut menuntut klarifikasi terbuka dari pihak UGM terkait keabsahan ijazah Presiden Joko Widodo.

Massa aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan desakan agar pihak universitas tidak menghindar dari sorotan publik. Mereka juga menyerukan agar UGM bersikap transparan dalam menjawab dugaan pemalsuan dokumen akademik yang ramai diperbincangkan di media sosial dan ruang publik.

“Kami datang ke kampus ini karena UGM adalah institusi pendidikan ternama yang harus menjaga integritasnya. Jika ijazah Presiden Jokowi benar, buktikan secara terbuka, jangan hanya lewat pernyataan sepihak,” kata Koordinator TPUA Wilayah DIY, Ahmad Fauzan, dalam orasinya.

Pihak UGM sebelumnya telah menyatakan bahwa Joko Widodo merupakan alumnus Fakultas Kehutanan angkatan 1980 dan lulus pada tahun 1985. Klaim tersebut disampaikan dalam berbagai kesempatan dan menjadi dasar pembelaan terhadap isu yang berkembang.

Aparat kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi aksi untuk mengamankan jalannya demonstrasi. Aksi berlangsung tertib meskipun sempat terjadi ketegangan saat sejumlah peserta aksi mencoba masuk ke area dalam kampus.

Demonstrasi ini merupakan lanjutan dari berbagai aksi serupa yang sebelumnya digelar di Jakarta dan beberapa daerah lainnya oleh kelompok masyarakat yang meragukan keabsahan ijazah Presiden Joko Widodo. Hingga kini, belum ada temuan hukum yang menyatakan ijazah tersebut palsu.

Editor : (Red)

Sumber Berita: Berbagai sumber terbuka

Berita Terkait

Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas
MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa
PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Resmi Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa
MBG Sumenep Kembali Disorot, Makanan Diduga Berbau dan SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Berulang Kali Dikeluhkan
Penuhi Panggilan KPK, H. Her Kooperatif Berikan Keterangan sebagai Saksi
MBG Diduga Tak Layak Konsumsi di Kolpo: Siswa Menolak, Dugaan Kelalaian SPPG Menguat
TKA 2026 Dipantau Langsung, Bupati Sumenep: Ukur Kemampuan Sekaligus Bentuk Karakter Siswa
MP3.S Ultimatum: Jika Ada Aduan dan Terbukti, Kami Laporkan ke APH

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:20 WIB

Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00 WIB

MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:56 WIB

PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Resmi Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa

Rabu, 29 April 2026 - 20:16 WIB

MBG Sumenep Kembali Disorot, Makanan Diduga Berbau dan SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Berulang Kali Dikeluhkan

Jumat, 10 April 2026 - 01:06 WIB

Penuhi Panggilan KPK, H. Her Kooperatif Berikan Keterangan sebagai Saksi

Berita Terbaru

Opini

Baperan Ketika Kader Mulai Bicara Jujur

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:39 WIB