Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas

- Publisher

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Ketegasan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Mohammad Iksan, patut diapresiasi dalam menegakkan disiplin ASN di lingkungan pendidikan. Hal itu terlihat saat awak media mengonfirmasi terkait dugaan seorang guru yang melakukan siaran langsung atau live TikTok saat jam kerja, Selasa (19/5/2026).

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah secara tegas melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pegawai di lingkungan Pemkab Sumenep melakukan live TikTok pada saat jam dinas, kecuali untuk kepentingan yang berkaitan langsung dengan tugas dan pelayanan.

Dalam penelusuran awak media, ditemukan sebuah akun TikTok bernama moh.azhar.masalem yang diduga milik seorang guru di SMPN 1 Masalembu. Akun tersebut terlihat melakukan siaran langsung sekitar pukul 11.23 WIB, yang masih masuk dalam jam kerja ASN.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Mohammad Iksan, menegaskan bahwa larangan tersebut sebelumnya sudah disampaikan langsung kepada para kepala sekolah saat agenda silaturahmi di beberapa kecamatan.

“Kami sudah sampaikan kepada kepala sekolah bahwa guru maupun pegawai dilarang live TikTok saat jam dinas. Kalau berkaitan dengan proses pembelajaran pendidikan masih bisa dimaklumi, tetapi kalau hanya untuk konten tanpa tujuan pembelajaran, itu jelas dilarang,” tegasnya saat dikonfirmasi awak media.

Ia juga memastikan akan mengambil langkah tegas melalui pihak sekolah apabila aturan tersebut tidak diindahkan.

“Jelas akan kami tegur melalui kepala sekolahnya terlebih dahulu. Jika tidak digubris, maka yang bersangkutan akan kami panggil secara kedinasan,” ujarnya.

Kebijakan ini dinilai menjadi bentuk keseriusan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dalam menjaga profesionalisme ASN, khususnya tenaga pendidik, agar tetap fokus menjalankan tugas pelayanan pendidikan selama jam kerja berlangsung.

Penulis : Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Kedatangan Intelkam Polda Jatim dan Polresta Sumenep ke Pesantren Al-Uswah Tuai Tanya, Apa Agendanya?
KEJARI SUMENEP BOHONG? LSM TOPAN SOROTI BEDA KETERANGAN SOAL LAPORAN DANA DESA, INSPEKTORAT SEBUT HASIL AUDIT SUDAH DISERAHKAN
Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti
Bang Ali Siapkan Rencana Pembangunan Gedung Ainun Umar dan Masjid Abdur Rahim untuk 3.000 Santri Nahdlatut Ta’limiyah
Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan
IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Kedatangan Intelkam Polda Jatim dan Polresta Sumenep ke Pesantren Al-Uswah Tuai Tanya, Apa Agendanya?

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:09 WIB

KEJARI SUMENEP BOHONG? LSM TOPAN SOROTI BEDA KETERANGAN SOAL LAPORAN DANA DESA, INSPEKTORAT SEBUT HASIL AUDIT SUDAH DISERAHKAN

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Bang Ali Siapkan Rencana Pembangunan Gedung Ainun Umar dan Masjid Abdur Rahim untuk 3.000 Santri Nahdlatut Ta’limiyah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan

Berita Terbaru