Karnaval Budaya Meriahkan Puncak Munas APEKSI VII di Surabaya

- Publisher

Minggu, 11 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, (TrendiKabar.com) – Puncak Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Kota Surabaya berlangsung semarak dengan Karnaval Budaya bertema Light Culture Parade, Jumat (9/5/2025) malam.

Karnaval ini menampilkan keberagaman seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Delegasi dari kota-kota anggota APEKSI seperti Palembang, Batu, Balikpapan, Banjarmasin, Tangerang Selatan, dan lainnya turut ambil bagian. Masing-masing mempersembahkan pertunjukan khas daerah, mulai dari busana adat hingga tarian tradisional.

Sebagai tuan rumah, Kota Surabaya memamerkan tradisi budaya Manten Pegon ritual pernikahan khas warga lokal yang sarat makna dan simbolisasi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menilai perhelatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga wujud nyata semangat persatuan dalam bingkai keberagaman. “Melalui karnaval ini, kita mempererat tali silaturahmi dari berbagai suku dan daerah. Inilah komitmen untuk menjaga seluruh warga, dari manapun mereka berasal, karena Indonesia adalah NKRI yang tak ternilai harganya,” ujarnya dalam siaran pers resmi, Sabtu (10/5/2025).

Menurut Eri, kekayaan budaya daerah memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata nasional. Ia menekankan pentingnya peran APEKSI sebagai wadah kolaborasi antar kota dalam memajukan kebudayaan dan memperkuat identitas bangsa.

“Dengan budaya, kita dipersatukan. Dengan wisata, kita menjadi saudara. Inilah esensi APEKSI dipersatukan oleh hati,” tambahnya.

Pada Munas kali ini, Eri Cahyadi kembali terpilih sebagai Ketua Dewan APEKSI untuk periode 2025–2030. Ia berharap APEKSI dapat terus menjadi jembatan silaturahmi dan memperkuat harmoni di antara masyarakat perkotaan.

“Semoga karnaval ini menjadi pengingat bahwa kita satu keluarga besar. Kalau ada warga Surabaya yang tinggal di kota Anda dan terlihat keras, mohon dimaklumi bicaranya tegas, tapi hatinya lembut,” tutup Eri.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?
Di Balik Viral Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Filosofi BANI, “Apakah Salah Seorang Anak Mengabadikan Nama Orang Tuanya?”
Nama Legislator Muncul di Sidang BSPS 2024, Siapa Aktor Besar di Balik Korupsi Rp26,8 Miliar?
Satlantas Polres Sumenep Urai Kemacetan Antrean BBM di Sejumlah SPBU, Warga Diimbau Tertib
PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Resmi Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa
Tim Elang Satlantas Polres Sumenep Bersinergi dengan Disperkimhub Kabupaten Sumenep Tertibkan Parkir di Jalan Diponegoro
Harga Tiket Bola Voli “Naik Diam-diam” di Piala Bupati Sumenep 2026, Ujian Transparansi Panitia di Ruang Publik
Polda Jatim Lakukan Uji Laboratoris Terkait Temuan Diduga Narkotika 27,83 Kg di Pesisir Giligenting Sumenep

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:20 WIB

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?

Senin, 13 Juli 2026 - 03:11 WIB

Di Balik Viral Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Filosofi BANI, “Apakah Salah Seorang Anak Mengabadikan Nama Orang Tuanya?”

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:33 WIB

Nama Legislator Muncul di Sidang BSPS 2024, Siapa Aktor Besar di Balik Korupsi Rp26,8 Miliar?

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:37 WIB

Satlantas Polres Sumenep Urai Kemacetan Antrean BBM di Sejumlah SPBU, Warga Diimbau Tertib

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:56 WIB

PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Resmi Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa

Berita Terbaru

Opini

Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Selasa, 14 Jul 2026 - 14:39 WIB