Nelayan Temukan Drum Berisi 35 Paket Diduga Sabu di Perairan Masalembu

- Publisher

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Empat nelayan asal Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, digegerkan oleh penemuan sebuah drum besi terapung yang diduga berisi narkotika jenis sabu seberat sekitar 35 kilogram. Temuan ini terjadi di perairan barat daya Masalembu dan saat ini tengah dalam penanganan aparat penegak hukum.

Kapolsek Masalembu, Ipda Asnan, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan drum beserta isinya untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Barang tersebut ditemukan nelayan, kemudian dilaporkan ke Koramil dan diteruskan ke kami. Saat ini sudah kami amankan untuk proses identifikasi,” ujarnya, Jumat (30/5/2025).

Penemuan bermula saat empat nelayan asal Dusun Ambulung, Desa Sukajeruk yakni Sirat (60), Naim (30), Fadil (25), dan Mastur (40) melaut pada Rabu (28/5). Sekitar 4 mil dari bibir pantai, mereka melihat sebuah drum besi mengapung. Karena curiga, drum tersebut dibawa ke darat dan disimpan.

Keesokan harinya, salah satu nelayan membuka drum tersebut dan menemukan 35 bungkusan plastik bening yang sebagian besar masih tersegel rapat. Menduga isi bungkusan tersebut merupakan barang terlarang, mereka segera melaporkannya kepada aparat.

“Langkah nelayan sudah sangat tepat. Mereka tidak mencoba membuka lebih jauh atau menyebarkan temuan, melainkan langsung menghubungi aparat,” kata Ipda Asnan.

Barang bukti saat ini diamankan di Polsek Masalembu dan rencananya akan dikirim ke Polres Sumenep untuk diuji laboratorium guna memastikan kandungan zat dalam bungkusan tersebut.

Sementara itu, aparat kepolisian masih mendalami asal-usul drum misterius tersebut dan telah memintai keterangan dari para saksi. Dugaan sementara, barang tersebut merupakan bagian dari jaringan penyelundupan narkotika yang memanfaatkan jalur laut.

Kawasan perairan Masalembu sendiri dikenal sebagai wilayah strategis yang rawan dimanfaatkan sebagai jalur lintasan ilegal. Aparat gabungan TNI-Polri mengimbau warga, khususnya nelayan, agar segera melapor apabila menemukan benda mencurigakan di laut.

“Kerja sama masyarakat sangat penting dalam mencegah peredaran gelap narkotika, terutama di wilayah perairan terpencil seperti Masalembu,” ujar Kapolsek.

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman
Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan
Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT
Bukan Sekadar Ngopi, Polsek Bluto dan Wartawan Bicara Kamtibmas hingga Maraknya Pencurian
BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN
Masuk Lewat Jendela Dini Hari, Dua Orang Diamankan Warga Berujung Damai di Polsek Talango
Polresta Sumenep Periksa Dua Saksi, Dalami Pemicu Dugaan Penganiayaan yang Diduga Berkaitan dengan Perselingkuhan
KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep, Ratusan Penumpang Dievakuasi

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Bukan Sekadar Ngopi, Polsek Bluto dan Wartawan Bicara Kamtibmas hingga Maraknya Pencurian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:27 WIB

BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Masuk Lewat Jendela Dini Hari, Dua Orang Diamankan Warga Berujung Damai di Polsek Talango

Berita Terbaru

Opini

Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 17 Agu 2026 - 07:23 WIB