SURABAYA, (TrendiKabar.com) 30 November 2025 — Pelantikan pengurus Madura Asli Sedarah (MADAS) yang berlangsung di Surabaya hari ini menjadi momentum penting untuk menyerukan kembali persatuan empat kabupaten di Madura: Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan.
Ketua Umum MADAS, Taufik, dalam sambutannya menegaskan bahwa MADAS harus menjadi rumah besar yang mempersatukan warga Madura, sebagaimana cita-cita para leluhur untuk menghadirkan Madura yang bersatu dan mandiri.
“Empat kabupaten harus solid. Ini warisan cita-cita leluhur kita. Khusus Sumenep, setelah pelantikan ini saya berharap pengurus semakin kompak dan segera menyiapkan pelantikan di daerah,” ujarnya.
Taufik juga menekankan bahwa pendirian MADAS BARU atau MADAS SEDARAH bertujuan mengajak warga Madura bergerak ke arah yang lebih positif. Menurutnya, polemik dualisme kepengurusan harus diakhiri agar energi organisasi fokus pada kerja nyata.
Selain itu, ia mendorong agar pengurus MADAS Sumenep memperkuat rekrutmen anggota. Dengan potensi besar sebagai wilayah maritim, sumber daya manusia serta kekayaan alam Sumenep harus dikelola lebih optimal dan profesional.
Ketua MADAS Sumenep Terpilih Siap Rawat Persatuan
Ketua DPC MADAS Kabupaten Sumenep yang baru dilantik, Samsudin, menyampaikan rasa syukur setelah menerima mandat kepemimpinan yang diberikan oleh Ketua DPC MADAS Jawa Timur, Nurul Hidayat, S.H., pada pukul 10.00 WIB pagi tadi.
“Amanah ini sangat berarti. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Insyaallah kami akan bekerja profesional dan menjaga marwah organisasi di Sumenep,” kata Samsudin.
Menanggapi adanya dua idealisme dalam tubuh MADAS yakni MADAS SEDARAH dan MADAS SERUMPUN Samsudin menyatakan bahwa tugas pihaknya adalah merawat persatuan, bukan memperlebar perbedaan.
“Kami berharap seluruh ormas dan masyarakat Madura bisa bersatu. Jika ada persoalan antara dua kubu, MADAS Sumenep siap memfasilitasi penyelesaiannya secara keseluruhan,” tegasnya.
Pelantikan ini menandai babak baru perjalanan MADAS dalam memperkuat solidaritas, membangun potensi daerah, serta mempererat hubungan antarkabupaten di Madura.
Penulis : Mat Halil/Suri Hariady
Editor : (Red)



























