Bulog Pastikan Kiriman Utuh, Desa Belum Menjawab: Dugaan Pemotongan Bantuan Pangan Makin Menguat

- Publisher

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi warga penerima bantuan pangan di Desa Sabunten, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

Foto: Ilustrasi warga penerima bantuan pangan di Desa Sabunten, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Setelah laporan warga terkait dugaan pemotongan Bantuan Pangan di Desa Sabunten, Kecamatan Sapeken, mencuat, Perum Bulog Kertasada akhirnya memberikan pernyataan resmi. Respons ini sekaligus menambah sorotan terhadap dugaan ketidaksesuaian penyaluran yang terjadi di lapangan.

Kepala Bulog Kertasada yang membawahi wilayah Kabupaten Sumenep Anshori, melalui pesan WhatsApp pada Selasa (2/12/2025), menegaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut.

“Wa’alaikumsalam… Baik pak, laporan sampeyan akan segera kami tindak lanjuti. Terimakasih atas laporannya,” ujar Anshori.

Saat dimintai penjelasan mengenai mekanisme pengawasan saat distribusi di tingkat desa menggingat warga mengaku hanya menerima separuh dari hak bantuanAnshori menyebut bahwa seluruh titik penyaluran sudah memiliki tim pengawas yang seharusnya memastikan bantuan tersalurkan penuh.

“Untuk penyaluran di tingkat desa sebenarnya sudah ada timnya di semua titik. Maka dari itu kami perlu melakukan koordinasi dengan petugas di Desa Sabunten terkait masalah ini. Karena kalau dari gudang kami, dua alokasi Oktober dan November sudah kami kirimkan lengkap,” tegasnya.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa jika benar terjadi pemotongan, maka dugaan kuat mengarah pada tahapan penyaluran di desa, bukan pada distribusi dari Bulog.

Bulog juga menegaskan kesiapannya menindaklanjuti setiap laporan warga.

“Kami dari Bulog siap melayani laporan masyarakat 24 jam,” tambah Anshori.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Sabunten, Ahmad Rasyid, yang sudah dihubungi redaksi sejak Selasa (2/12/2025), masih belum memberikan jawaban resmi. Diamnya pihak desa membuat dugaan penyimpangan dalam penyaluran bantuan semakin menjadi sorotan publik.

TrendiKabar.com akan terus melakukan penelusuran dan meminta klarifikasi lanjutan dari desa, kecamatan, hingga pihak terkait lainnya untuk memastikan transparansi Program Bantuan Pangan Tahun 2025.

 

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT
BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN
Semangat Gotong Royong Tak Pernah Padam, Warga Dusun Palegin Swadaya Bangun Jalan Menuju Yayasan Miftahul Ulum
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
Pemkab Sumenep Bantah Ada Unsur Sabotase Agenda Tembakau, Publik Tetap Soroti Lemahnya Koordinasi
Dialog Jurnalistik IJTI Korda Madura Raya Bersama Polresta Sumenep Membangun Hubungan dengan Insan Pers
DLH Sumenep Perkuat Pengawasan Limbah 108 SPPG, Sinergi Lintas Sektor Jadi Sorotan
JAKDI Kepung Kejati Jatim, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi hingga Beri Tenggat 14 Hari

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:27 WIB

BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:16 WIB

Semangat Gotong Royong Tak Pernah Padam, Warga Dusun Palegin Swadaya Bangun Jalan Menuju Yayasan Miftahul Ulum

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:03 WIB

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:42 WIB

Pemkab Sumenep Bantah Ada Unsur Sabotase Agenda Tembakau, Publik Tetap Soroti Lemahnya Koordinasi

Berita Terbaru

Opini

Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 17 Agu 2026 - 07:23 WIB