SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Kehadiran TNI Angkatan Laut di tengah masyarakat pesisir kembali diperkuat. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Angkatan Laut Tahun 2026, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batuporon turun langsung menyapa masyarakat nelayan di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.
Tak sekadar menggelar bakti sosial, Lanal Batuporon juga membekali para nelayan dengan pemahaman tentang keamanan dan keselamatan laut, keberadaan Objek Vital Nasional (Obvitnas), Daerah Terlarang dan Terbatas (DTT), hingga pentingnya penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan.
Kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) tersebut digelar bersama HCML di Balai Desa Tarebung, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Kamis (27/8/2026). Sedikitnya 50 peserta dari kelompok nelayan dan masyarakat pesisir mengikuti rangkaian kegiatan.
Hadir mewakili Danlanal Batuporon, Pasiter Lanal Batuporon Kapten Laut (W/PM) Eko Prastiowati. Turut hadir Danposkamladu Pasongsongan Lettu Laut (H) Sugianto, Kaur Polum BP Lanal Batuporon Lettu Laut (K/W) dr. Zevania Regina, Kepala Desa Tarebung Abdulrahman, Ketua Kelompok Nelayan Kecamatan Gayam Nanang, unsur Forkopimcam Gayam, serta perwakilan HCML Bambang bersama tim.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diberikan Tim Balai Pengobatan (BP) Lanal Batuporon. Pelayanan tersebut menjadi bentuk kepedulian langsung terhadap kondisi kesehatan masyarakat pesisir.
Setelah bakti kesehatan, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Kepala Desa Tarebung Abdulrahman menyampaikan apresiasi atas perhatian Lanal Batuporon terhadap masyarakat nelayan. Ia berharap kegiatan tersebut mampu memperluas wawasan masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara nelayan dan TNI Angkatan Laut.
Sementara itu, perwakilan HCML Bambang menyampaikan materi mengenai keamanan laut, Obvitnas, Daerah Terlarang dan Terbatas, serta penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan.
Materi kemudian diperkuat dengan penyampaian tugas pokok TNI Angkatan Laut oleh Pasiter Lanal Batuporon yang mewakili Danlanal. Peserta juga diajak menyaksikan pemutaran video mengenai Daerah Terlarang dan Terbatas (DTT).
Suasana semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab. Para nelayan diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan dan berbagai persoalan yang berkaitan dengan aktivitas mereka di laut.
Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Ari Wibowo, S.E., M.Tr.Opsla menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergitas TNI AL dengan masyarakat nelayan.
“Kami ingin nelayan paham aturan laut, menjaga ekosistem, dan tetap menjaga keselamatan ketika mencari nafkah di laut. Dengan laut yang berdaulat dan nelayan yang sejahtera, maka cita-cita Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur dapat kita wujudkan bersama,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan paket sembako kepada para nelayan dan foto bersama.
Melalui kegiatan tersebut, Lanal Batuporon menunjukkan bahwa kehadiran TNI AL di wilayah pesisir bukan hanya sebatas seremonial. Edukasi, pelayanan kesehatan, kepedulian sosial, serta penguatan komunikasi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kelestarian laut.
Editor : (Red)

























