YOGYAKARTA, (TrendiKabar.com) – Ratusan orang yang tergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (15/4). Demonstrasi tersebut menuntut klarifikasi terbuka dari pihak UGM terkait keabsahan ijazah Presiden Joko Widodo.
Massa aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan desakan agar pihak universitas tidak menghindar dari sorotan publik. Mereka juga menyerukan agar UGM bersikap transparan dalam menjawab dugaan pemalsuan dokumen akademik yang ramai diperbincangkan di media sosial dan ruang publik.
“Kami datang ke kampus ini karena UGM adalah institusi pendidikan ternama yang harus menjaga integritasnya. Jika ijazah Presiden Jokowi benar, buktikan secara terbuka, jangan hanya lewat pernyataan sepihak,” kata Koordinator TPUA Wilayah DIY, Ahmad Fauzan, dalam orasinya.
Pihak UGM sebelumnya telah menyatakan bahwa Joko Widodo merupakan alumnus Fakultas Kehutanan angkatan 1980 dan lulus pada tahun 1985. Klaim tersebut disampaikan dalam berbagai kesempatan dan menjadi dasar pembelaan terhadap isu yang berkembang.
Aparat kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi aksi untuk mengamankan jalannya demonstrasi. Aksi berlangsung tertib meskipun sempat terjadi ketegangan saat sejumlah peserta aksi mencoba masuk ke area dalam kampus.
Demonstrasi ini merupakan lanjutan dari berbagai aksi serupa yang sebelumnya digelar di Jakarta dan beberapa daerah lainnya oleh kelompok masyarakat yang meragukan keabsahan ijazah Presiden Joko Widodo. Hingga kini, belum ada temuan hukum yang menyatakan ijazah tersebut palsu.
Editor : (Red)
Sumber Berita: Berbagai sumber terbuka



























