BPBD Pasang Rambu Bencana di Titik Rawan Sumenep, Warga Diimbau Siaga

- Publisher

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala BPBD Sumenep, Achmad Laili Maulidy, di ruang kerjanya.

Foto: Kepala BPBD Sumenep, Achmad Laili Maulidy, di ruang kerjanya.

‍SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep memasang rambu peringatan di sejumlah titik rawan bencana. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, memberikan informasi visual yang mudah dipahami, sekaligus mempermudah proses evakuasi saat bencana terjadi.

Kepala BPBD Sumenep, Achmad Laili Maulidy, menjelaskan bahwa pemasangan rambu ini merupakan program BPBD Jawa Timur melalui pihak ketiga. BPBD Sumenep sendiri berperan mendampingi proses pemasangan di lapangan.

“Rambu bencana ini berfungsi sebagai peringatan dini, penunjuk jalur evakuasi, hingga penanda lokasi titik kumpul yang aman. Tujuannya jelas, untuk mencegah atau meminimalkan korban jiwa dan kerusakan saat bencana,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).

Adapun lokasi pemasangan meliputi kawasan Pantai Slopeng di Kecamatan Dasuk, Pelabuhan Tanjung dan wilayah pedalaman rawan kebakaran di Tanjung, serta titik rawan banjir di Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, tepatnya di Jalan Dr. Wahidin.

BPBD juga telah menetapkan titik kumpul evakuasi di Balai Desa Tanjung, area wisata Pantai Slopeng, dan Kelurahan Pajagalan, menyesuaikan dengan lokasi pemasangan rambu.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Karena itu, pemahaman terhadap tanda dan petunjuk evakuasi sangat penting,” tegas Laili.

Dengan pemasangan rambu ini, BPBD berharap masyarakat lebih waspada dan mengetahui langkah cepat yang harus dilakukan ketika bencana melanda.

 

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?
Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas
Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit
Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak
LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN
Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep
Respons Kegaduhan Lagu “Lalaki Langit”, Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta
Wamendagri Ribka Haluk Sampaikan Duka Cita Mendalam dan Kecam Insiden Pembakaran Pesawat AMA

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:20 WIB

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:10 WIB

Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:33 WIB

Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak

Senin, 6 Juli 2026 - 14:37 WIB

LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN

Berita Terbaru

Opini

Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Selasa, 14 Jul 2026 - 14:39 WIB