SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep memasang rambu peringatan di sejumlah titik rawan bencana. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, memberikan informasi visual yang mudah dipahami, sekaligus mempermudah proses evakuasi saat bencana terjadi.
Kepala BPBD Sumenep, Achmad Laili Maulidy, menjelaskan bahwa pemasangan rambu ini merupakan program BPBD Jawa Timur melalui pihak ketiga. BPBD Sumenep sendiri berperan mendampingi proses pemasangan di lapangan.
“Rambu bencana ini berfungsi sebagai peringatan dini, penunjuk jalur evakuasi, hingga penanda lokasi titik kumpul yang aman. Tujuannya jelas, untuk mencegah atau meminimalkan korban jiwa dan kerusakan saat bencana,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Adapun lokasi pemasangan meliputi kawasan Pantai Slopeng di Kecamatan Dasuk, Pelabuhan Tanjung dan wilayah pedalaman rawan kebakaran di Tanjung, serta titik rawan banjir di Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, tepatnya di Jalan Dr. Wahidin.
BPBD juga telah menetapkan titik kumpul evakuasi di Balai Desa Tanjung, area wisata Pantai Slopeng, dan Kelurahan Pajagalan, menyesuaikan dengan lokasi pemasangan rambu.
“Keselamatan warga adalah prioritas. Karena itu, pemahaman terhadap tanda dan petunjuk evakuasi sangat penting,” tegas Laili.
Dengan pemasangan rambu ini, BPBD berharap masyarakat lebih waspada dan mengetahui langkah cepat yang harus dilakukan ketika bencana melanda.
Penulis : Mat Halil/Suri Hariady
Editor : (Red)



























