LSM Karya Anak Bangsa Resmi Ajukan Audiensi ke Kejati Jatim Soal Kasus BSPS 2024

- Publisher

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua LSM Karya Anak Bangsa, Ahmad Rizali, saat berada di depan Kantor Kejati Jawa Timur.

Foto: Ketua LSM Karya Anak Bangsa, Ahmad Rizali, saat berada di depan Kantor Kejati Jawa Timur.

SURABAYA, (Trendikabar.com) –  Desakan agar Kejaksaan Tinggi Jawa Timur tidak lagi berlama-lama menangani dugaan penyimpangan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2024 di Kabupaten Sumenep semakin menguat.

Ketua LSM Karya Anak Bangsa, Ahmad Rizali, pada Selasa (2/9/2025) resmi melayangkan surat permohonan audiensi ke Kantor Kejati Jatim di Jl. Ahmad Yani No.54, Surabaya.

Rizali menegaskan, surat audiensi ini ditujukan agar publik mendapat kepastian hukum, bukan sekadar mendengar alasan “masih dalam proses pemeriksaan”.

“Surat audiensi ini kami ajukan resmi. Tujuannya jelas, biar masyarakat tahu perkembangan penanganan kasus ini, jangan sampai ditutup-tutupi,” tegas Rizali.

Adapun isi surat audiensi tersebut memuat empat tuntutan, yaitu:

1. Menyampaikan keresahan masyarakat atas lambannya penanganan kasus BSPS 2024.

2. Memohon penjelasan resmi perkembangan perkara dari Kejati Jatim.

3. Mendesak agar proses hukum berjalan tegas, transparan, dan bebas intervensi politik.

4. Menuntut keterbukaan informasi kepada publik dan media terkait perkembangan kasus.

Lebih jauh, Rizali berharap Kepala Kejati Jatim, Dr. Kuntadi, S.H., M.H., mengambil langkah cepat dengan menindak tegas pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Korupsi itu musuh rakyat. Presiden Prabowo Subianto sendiri sudah tegas dalam pidatonya soal pemberantasan korupsi. Maka, Kejati Jatim harus sejalan dengan komitmen itu,” pungkasnya.

 

 

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir
Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten
MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa
Teknologi Pemanis Garam Madura
PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Resmi Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa
Dugaan Tebang Pohon Tanpa Izin, Warga Somasi PLN Sumenep untuk Kedua Kalinya, PLN Angkat Bicara
PLN Bawean Klaim Awasi Ketat BBM, Tapi Distribusi Laut Diakui di Luar Kendali
Rantai BBM Bawean Diduga Bocor Skema Ship to Ship Seret Jalur APMS hingga PLTD

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:25 WIB

Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:44 WIB

Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00 WIB

MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa

Senin, 11 Mei 2026 - 00:03 WIB

Teknologi Pemanis Garam Madura

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:56 WIB

PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Resmi Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa

Berita Terbaru

Opini

Pancasila yang Saya Temukan di Pinggir Jalan

Senin, 1 Jun 2026 - 12:11 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:50 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:41 WIB