100 Hari Fauzi-Imam: Jalan Rusak, BUMD Mati Suri, Mahasiswa Sumenep Bangunkan Pemkab dari Tidur Panjang

- Publisher

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Aparat kepolisian berjaga ketat di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep saat aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Sumenep, Senin (19/5/2025).

Foto: Aparat kepolisian berjaga ketat di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep saat aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Sumenep, Senin (19/5/2025).

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Genap 100 hari pemerintahan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH., dan Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, SH., alih-alih menunjukkan gebrakan nyata, kinerja duet ini justru dinilai jalan di tempat. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS) turun ke jalan, Senin (19/5/2025), membawa keresahan rakyat yang tak kunjung mendapat jawaban dari kursi kekuasaan.

Demonstrasi yang berlangsung di depan kantor Pemkab Sumenep itu bukan sekadar ritual protes. Ia menjadi simbol kekecewaan yang kian mengeras di tengah publik. Koordinator Umum AMS, Abd. Halim, menyebut bahwa 100 hari Fauzi-Imam justru memperlihatkan wajah birokrasi yang lamban, tak peka, dan gagal merespons problem mendasar masyarakat.

“Kami tidak melihat lompatan kerja, yang ada justru pengulangan kegagalan. Jalan-jalan desa rusak parah, pelayanan publik macet, dan BUMD seperti PT. WUS serta PT. Sumekar cuma jadi papan nama tanpa manfaat bagi rakyat,” ujar Halim dalam orasinya.

AMS menyebut pemerintah daerah kehilangan sense of urgency. Program-program unggulan yang dijanjikan saat kampanye nyaris tak tampak batang hidungnya. Sementara itu, birokrasi di bawahnya dinilai hanya sibuk pada seremonial dan pelaporan manis di atas kertas, bukan pada perubahan konkret di lapangan.

Tiga tuntutan utama mereka sampaikan secara lugas dan terbuka:

1. Realisasi program prioritas dalam waktu maksimal tiga bulan. Jika tidak, mahasiswa menyatakan akan melaporkan stagnasi kinerja ini ke lembaga pengawasan tingkat provinsi dan pusat.

2. Evaluasi menyeluruh terhadap BUMD yang dianggap hanya menyerap APBD tanpa kontribusi nyata bagi daerah. PT. WUS dan PT. Sumekar bahkan dinilai layak dibubarkan karena tak mampu menjawab tantangan pembangunan ekonomi lokal.

3. Audit kinerja OPD yang terbukti tak menjalankan prinsip good governance. AMS mendesak adanya reformasi birokrasi yang berpihak pada rakyat, bukan pada elit atau kepentingan politik sesaat.

Korlap aksi, Diky Alamsyah, menyampaikan bahwa 100 hari pemerintahan seharusnya menjadi etalase awal dari keseriusan pemimpin daerah, bukan sekadar mengandalkan citra.

“Jangan jadikan jabatan sebagai pelampung popularitas. Kalau hanya bisa melempar janji dan menyalahkan waktu yang singkat, lalu untuk apa rakyat memilih? Kami mahasiswa tak akan diam jika kekuasaan justru menjauh dari rakyat,” serunya dengan lantang.

Aksi sempat memanas saat massa mencoba mendekati pintu gerbang kantor bupati, namun berhasil ditenangkan oleh aparat. Setelah menyampaikan seluruh tuntutan, massa membubarkan diri secara tertib.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Kades Grujugan Pimpin Kerja Bakti Massal, Benahi Kebersihan Sepanjang Jalan Raya Desa
Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka
Badur Itu dari Kata Badrun, Artinya Bulan Purnama,” Pesan Mendalam Bang Ali di Peresmian Musolla AINUN BANI
Dafa Adi Wijaya Putra Bersinar di Madura Pop Talent 2026, Talenta Muda Sumenep yang Diyakini Siap Menuju D’Academy Indosiar
Dugaan Pungutan Berlebih Penyeberangan Kalianget–Talango Diusut, Sejumlah Operator Dipanggil Polisi
Modus Pinjam Sebentar Motor Raib, Mahasiswa Sumenep Laporkan Dugaan Penipuan Rp13 Juta ke Polisi
Satlantas Polres Sumenep Urai Kemacetan Antrean BBM di Sejumlah SPBU, Warga Diimbau Tertib
Khidmat dan Meriah, Wisuda Santri Ponpes AT-TA’AWUN Sumenep Jadi Momentum Cetak Generasi Berakhlak

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:03 WIB

Kades Grujugan Pimpin Kerja Bakti Massal, Benahi Kebersihan Sepanjang Jalan Raya Desa

Senin, 29 Juni 2026 - 18:11 WIB

Badur Itu dari Kata Badrun, Artinya Bulan Purnama,” Pesan Mendalam Bang Ali di Peresmian Musolla AINUN BANI

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:02 WIB

Dafa Adi Wijaya Putra Bersinar di Madura Pop Talent 2026, Talenta Muda Sumenep yang Diyakini Siap Menuju D’Academy Indosiar

Jumat, 26 Juni 2026 - 02:11 WIB

Dugaan Pungutan Berlebih Penyeberangan Kalianget–Talango Diusut, Sejumlah Operator Dipanggil Polisi

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:41 WIB

Modus Pinjam Sebentar Motor Raib, Mahasiswa Sumenep Laporkan Dugaan Penipuan Rp13 Juta ke Polisi

Berita Terbaru