CCTV Ungkap Aksi Pagi-Pagi di SDN Pasongsongan 5, Pasangan Misterius Masuk Sekolah: Di Mana Pengawasan?”

- Publisher

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan layar CCTV memperlihatkan dua orang tak dikenal masuk ke lingkungan SDN Pasongsongan 5 pada Selasa (19/8/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

Foto: Tangkapan layar CCTV memperlihatkan dua orang tak dikenal masuk ke lingkungan SDN Pasongsongan 5 pada Selasa (19/8/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Rekaman CCTV dari SDN Pasongsongan 5, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, memunculkan pertanyaan besar soal sistem keamanan dan pengawasan di lingkungan sekolah. Dalam rekaman yang beredar, tampak sepasang pria dan wanita yang belum diketahui identitasnya masuk ke area sekolah pada Selasa pagi sekitar pukul 05.00 WIB, 19 Agustus 2025

Keduanya terekam berseliweran di sekitar sekolah dalam kondisi lingkungan yang masih sepi. Meski tidak terlihat melakukan tindakan asusila, kehadiran mereka di area pendidikan pada jam yang tidak wajar jelas menimbulkan kecurigaan.

Yang menjadi sorotan adalah lemahnya pengawasan dari pihak sekolah. Bagaimana mungkin orang luar bisa dengan mudah memasuki area sekolah tanpa ada yang mengetahui? Di mana peran penjaga sekolah, dan bagaimana sistem pengamanan diterapkan selama di luar jam belajar?

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Tidak ada kejelasan apakah sudah ada langkah-langkah investigasi internal atau laporan kepada pihak berwenang.

Kejadian ini memicu kekhawatiran warga dan orang tua siswa. Mereka mempertanyakan keamanan anak-anak mereka di lingkungan sekolah, apalagi jika fasilitas pendidikan bisa diakses begitu saja oleh orang tak dikenal.

Masyarakat mendesak agar pihak sekolah segera memberikan klarifikasi dan memperketat sistem pengamanan. Sekolah sebagai tempat pendidikan seharusnya menjadi ruang yang aman dan terjaga, bukan area bebas bagi siapapun untuk keluar masuk seenaknya.

 

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak
MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa
Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep
PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Dugaan Celah “Mafia” hingga Bupati Tak Pernah Temui Massa Aksi
PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Resmi Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa
Rp10 Juta Tak Kunjung Cair, Arisan Get di Sumenep Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:44 WIB

Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:22 WIB

Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:50 WIB

Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:46 WIB

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Dugaan Celah “Mafia” hingga Bupati Tak Pernah Temui Massa Aksi

Berita Terbaru

Opini

“Jenderal yang Tak Menunggu Telepon”

Senin, 18 Mei 2026 - 21:04 WIB