Rumah Kenangan Jadi Saksi: 2.000 Anak Yatim Tersenyum, Bani Insan Peduli Hidupkan Harapan Ramadhan

- Publisher

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rumah Kenangan Jadi Saksi: 2.000 Anak Yatim Tersenyum, Bani Insan Peduli Hidupkan Harapan Ramadhan

Foto: Rumah Kenangan Jadi Saksi: 2.000 Anak Yatim Tersenyum, Bani Insan Peduli Hidupkan Harapan Ramadhan

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Sebuah rumah yang sarat kenangan di Kabupaten Sumenep, tepatnya di kediaman Almh. Ibu Ainun Bani, menjadi saksi kebahagiaan ribuan anak yatim dari wilayah timur Pulau Madura, Minggu (15/2/2026). Di tempat penuh nilai emosional itu, Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) menyalurkan santunan kepada 2.000 anak yatim dalam rangkaian kegiatan sosial bertema “Mengetuk Pintu Langit, Menjemput Keberkahan Ramadhan.”

Sejak pagi, anak-anak datang didampingi keluarga atau wali. Panitia memastikan seluruh penerima santunan merupakan anak yatim yang telah terdata dan diverifikasi oleh tim relawan. Kegiatan tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat, para donatur, serta unsur pemerintah daerah.

Suasana khidmat terasa saat acara diawali pembacaan sholawat dan doa bersama. Lantunan hadrah menggema, disusul suara anak-anak yang mengamini doa dengan tertib. Momen haru itu menjadi pembuka rangkaian kegiatan yang dipusatkan di kediaman almarhumah ibunda Ainun Bani.

Founder BIP, Ali Zaenal Abidin, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk terus memperluas jangkauan kepedulian sosial.

“Kami ingin mereka merasakan bahwa ada banyak pihak yang peduli terhadap masa depan mereka. Ini bukan hanya tentang santunan hari ini, tetapi tentang menjaga harapan agar tetap tumbuh,” ujarnya.

Ia juga mengutip hadis Nabi Muhammad SAW tentang keutamaan menyantuni anak yatim sebagai pengingat bagi seluruh pihak yang terlibat agar senantiasa menjaga semangat berbagi secara konsisten dan bertanggung jawab.

Rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada penyaluran santunan. Sebelumnya, digelar road show sepeda santai bersama Bupati Sumenep dan perwakilan dari Yayasan Makarimul Akhlaq sebagai simbol sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial.

Panitia juga menyediakan layanan pengobatan gratis bekerja sama dengan Klinik As Salamah. Layanan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis tanpa dipungut biaya, khususnya bagi warga kurang mampu.

Pada sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi bersama sekitar 1.000 pekerja informal, seperti tukang becak, pengemudi ojek, dan petugas kebersihan. Agenda tersebut menjadi ruang dialog sekaligus bentuk apresiasi terhadap para pencari nafkah yang setiap hari bekerja di ruang publik.

Ketua panitia menyampaikan bahwa seluruh kegiatan didukung donatur dan relawan yang berkontribusi secara kolektif. Ia menegaskan komitmen yayasan untuk menjaga transparansi serta akuntabilitas dalam setiap program yang dijalankan.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Bani Insan Peduli berharap kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat rentan tidak berhenti pada momentum seremonial, melainkan tumbuh menjadi gerakan sosial berkelanjutan di Kabupaten Sumenep dan sekitarnya menguatkan harapan, menumbuhkan keberkahan, dan menghadirkan senyum di tengah keterbatasan.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan
STAIM Tarate Resmi Bertransformasi Menjadi ISMU, Advokat Mas’odi Beri Apresiasi
Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan
Sorotan Fasilitas Mewah di Cibinong, Karutan Sumenep Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus
Tagihan Air Melonjak Belasan Kali Lipat, Pelanggan Perumda Sumekar Pertanyakan Dasar Perhitungan
Dari Gerakan Kemanusiaan ke Panggung Asia, Bang Ali Dedikasikan Dua Penghargaan untuk Yatim dan Dhuafa
Kejari Luruskan Audit DD Poja dan Kebundadap Timur, Dokumen Direvisi, Arah Penanganan Dinanti

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 23:18 WIB

Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah

Rabu, 30 September 2026 - 22:44 WIB

Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 02:17 WIB

STAIM Tarate Resmi Bertransformasi Menjadi ISMU, Advokat Mas’odi Beri Apresiasi

Rabu, 30 September 2026 - 01:55 WIB

Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan

Senin, 28 September 2026 - 22:12 WIB

Sorotan Fasilitas Mewah di Cibinong, Karutan Sumenep Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus

Berita Terbaru