Disatroni Saat Sahur, Toko di Pasongsongan Dibobol: Gembok Dirusak, Uang dan Rokok Raib

- Publisher

Sabtu, 21 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Toko warga di Pasongsongan diduga dibobol saat dini hari, gembok dirusak, uang dan barang dagangan dilaporkan hilang.

Ilustrasi: Toko warga di Pasongsongan diduga dibobol saat dini hari, gembok dirusak, uang dan barang dagangan dilaporkan hilang.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Dugaan aksi pencurian terjadi saat waktu sahur di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Sebuah toko milik warga dilaporkan menjadi sasaran, dengan kondisi pintu mengalami kerusakan dan sejumlah barang hilang.

Korban berinisial Y, warga Desa Pasongsongan, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pasongsongan setelah menemukan kejanggalan di tokonya pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.

Berdasarkan keterangan dalam laporan, sebelumnya korban menutup toko pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB dalam keadaan terkunci. Pintu samping digembok, sementara bagian depan menggunakan rolling door.

Namun saat kembali membuka toko untuk keperluan sahur, korban mendapati pintu samping sulit dibuka. Setelah berhasil masuk, kondisi di dalam toko sudah berubah. Tempat penyimpanan uang terlihat tidak seperti semula, dan uang yang tersimpan dilaporkan telah hilang.

Selain itu, sejumlah barang dagangan berupa rokok dari berbagai merek juga diketahui tidak lagi berada di tempatnya.

Dugaan aksi pencurian semakin menguat setelah korban menemukan adanya kerusakan pada bagian gembok pintu samping, yang diduga menjadi akses masuk pelaku.

Saat dikonfirmasi oleh media ini, korban berinisial Y membenarkan bahwa dirinya telah membuat laporan resmi ke Polsek Pasongsongan.

“Iya, saya sudah melapor ke Polsek Pasongsongan,” ujarnya singkat.

Ia berharap pihak kepolisian dapat menangani kasus tersebut secara serius serta mengungkap pelaku di balik kejadian tersebut.

“Harapan saya, polisi betul-betul bekerja, dan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, korban berinisial Y mengalami kerugian material yang ditaksir sekitar Rp500 ribu.

Sementara itu, Kapolsek Pasongsongan, Iptu Harianto, S.H., saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada 21 Maret 2026, hingga berita ini diterbitkan masih belum memberikan keterangan resmi.

Pihak kepolisian diharapkan segera memberikan penjelasan terkait perkembangan penanganan kasus tersebut guna memberikan kepastian informasi kepada publik.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Skandal Tanah Pesisir Sumenep: Warga Tantang Satgas Mafia Tanah Turun Tangan, Desa Kebundadap Timur Disorot
Sekda Sumenep: WFH Belum Jalan, Pemkab Pilih Dorong ASN Hemat BBM
Berdiri di Garis Ombak, KP X 1037 BKO Airud Polda Jatim Perkuat Keamanan Laut di Pantai Lombang
Amankan Lebaran Ketupat, Satlantas Sumenep Turun Langsung Urai Arus Lalu Lintas di Pantai Slopeng
Concern Pressure Statement Ach Supyadi Putra Asli Kepulauan KABUPATEN SUMENEP
BPRS Bhakti Sumekar Tebar Pesan Idul Fitri 1447 H, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian
Dugaan Korupsi Dana Desa Poja Menggelinding: TOPAN Bawa Bukti & Saksi, Inspektorat Diuji, Berani Bongkar atau Bungkam?
“Di Tengah Fragmentasi, BIP Satukan Jurnalis dan Aktivis: Bang Ali Dorong Kepedulian Jadi Gerakan Nyata”

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:13 WIB

Skandal Tanah Pesisir Sumenep: Warga Tantang Satgas Mafia Tanah Turun Tangan, Desa Kebundadap Timur Disorot

Senin, 30 Maret 2026 - 18:30 WIB

Sekda Sumenep: WFH Belum Jalan, Pemkab Pilih Dorong ASN Hemat BBM

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:00 WIB

Berdiri di Garis Ombak, KP X 1037 BKO Airud Polda Jatim Perkuat Keamanan Laut di Pantai Lombang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:53 WIB

Amankan Lebaran Ketupat, Satlantas Sumenep Turun Langsung Urai Arus Lalu Lintas di Pantai Slopeng

Rabu, 25 Maret 2026 - 00:48 WIB

Concern Pressure Statement Ach Supyadi Putra Asli Kepulauan KABUPATEN SUMENEP

Berita Terbaru