PAMEKASAN, (TrendiKabar.com) — Di tengah realitas sosial yang kian terfragmentasi di mana insan pers, aktivis, dan lembaga sosial kerap berjalan sendiri-sendiri Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) justru menghadirkan ruang pertemuan yang berbeda.
Rabu (18/3/2026), di Villa BIP, puluhan jurnalis dan perwakilan LSM se-Kabupaten Pamekasan berkumpul dalam satu forum. Bukan sekadar buka puasa bersama, tetapi ruang konsolidasi lintas elemen yang sarat makna.
Mengusung tema “Menjalin Silaturahmi, Sinergi Tanpa Batas”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan sekaligus membangun kesadaran bersama akan pentingnya kolaborasi sosial.
Di balik gagasan tersebut, berdiri sosok Founder BIP, Ali Zainal Abidin, yang akrab disapa Bang Ali. Ia mengungkapkan, pertemuan ini merupakan cita-cita yang telah lama ia rancang.
“Ini bukan kegiatan spontan. Sudah tiga tahun saya ingin mengumpulkan teman-teman media dalam satu ruang seperti ini,” ujarnya.
Ia menilai, jurnalis dan aktivis memiliki posisi strategis, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pilar kontrol sosial.
Namun tanpa komunikasi dan kebersamaan, peran itu berpotensi berjalan sendiri-sendiri.
“Kalau kita tidak duduk bersama, kepedulian hanya akan berjalan sendiri. Padahal kita punya tujuan yang sama,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia mengutip pesan Al-Qur’an:
“Wa’taṣimū biḥablillāhi jamī‘an wa lā tafarraqū.”
Serta hadis Nabi Muhammad SAW:
“Khoirunnas anfa‘uhum linnas.”
Bagi Bang Ali, nilai tersebut menjadi dasar penting dalam membangun gerakan sosial yang berkelanjutan.
“BIP tidak memiliki tendensi apa pun. Kami hanya ingin merajut kebersamaan dan membangun kepedulian yang nyata,” tambahnya.
Apresiasi datang dari Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Khoirul Umam, yang menilai langkah BIP sebagai inisiatif positif dalam menyatukan berbagai elemen masyarakat.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini langkah awal yang penting untuk membangun sinergi,” ujarnya.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, ditutup dengan ramah tamah serta diskusi santai seputar isu sosial dan pembangunan di Pamekasan.
Lebih dari sekadar pertemuan, kegiatan ini meninggalkan satu pesan kuat:
bahwa kepedulian tidak cukup diwacanakan ia harus dipertemukan, disatukan, dan dijalankan bersama.
Penulis : Harnawi
Editor : (Red)



























