SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Terik matahari siang di Jalan Trunojoyo tak menyurutkan semangat M. Ramli. Pria yang akrab disapa Congli ini tetap berdiri tegak, mengatur kendaraan sambil melempar senyum kepada setiap pengendara yang datang dan pergi.
Warga Kelurahan Pajagalan itu dikenal sebagai sosok petugas parkir yang humanis. Tak sekadar mengatur kendaraan, Congli juga sigap membantu para pengunjung yang hendak berhenti sejenak membeli minuman di gerai es krim, milk tea, dan kopi Momoyo.

Dengan ramah, ia mengarahkan kendaraan, memastikan parkir tertata rapi, sekaligus memberikan rasa aman bagi pelanggan. Di tengah panas yang menyengat, senyumnya seolah menjadi peneduh tersendiri bagi siapa saja yang singgah.
Namun perjuangan Congli tak berhenti di situ.
Saat malam tiba, ia beralih peran. Dari rompi parkir, ia berganti menjadi penjual nasi goreng dan mie goreng. Namanya pun tak asing lagi di telinga para pelanggan setianya yang kerap menikmati hidangan hangat racikannya.
Kisah Congli menjadi potret nyata kerasnya perjuangan hidup di tengah keterbatasan. Siang hari menjaga parkir, malam hari berjualan, semua dijalani dengan penuh tanggung jawab tanpa keluh kesah.
Fenomena ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya keberadaan petugas parkir di setiap tempat usaha. Bukan hanya untuk menjaga ketertiban lalu lintas kendaraan, tetapi juga memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pelanggan.
Di balik peran yang kerap dipandang sebelah mata, sosok seperti Congli justru menjadi garda depan pelayanan sederhana namun bermakna. Ia bukan sekadar tukang parkir ia adalah wajah keramahan, kerja keras, dan ketulusan di tengah hiruk pikuk kota Sumenep.
Penulis : Harnawi
Editor : (Red)



























