PLN Dungkek Dikeluhkan Warga: Pemadaman Listrik Hampir Tiap Hari, Ada Apa?

- Publisher

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Warga Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, dibuat geram oleh buruknya pelayanan PLN yang kerap melakukan pemadaman listrik tanpa alasan jelas. Hampir setiap hari, bahkan di malam hari, listrik padam tanpa pemberitahuan. Padahal, cuaca sering kali dalam kondisi normal, tanpa hujan atau angin kencang.

Keluhan ini disampaikan oleh salah satu warga berinisial W, yang mengaku resah dengan kondisi tersebut. Menurutnya, pemadaman ini sangat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama di bulan Ramadan, di mana kebutuhan listrik meningkat untuk beribadah maupun menjalankan usaha.

“Kalau hujan deras atau ada gangguan besar, mungkin masih bisa diterima. Tapi ini, sering kali listrik padam tanpa sebab yang jelas. Bahkan saat cuaca cerah pun tetap terjadi pemadaman. Warga dibuat bingung dan kesal, apalagi ini berlangsung hampir setiap hari,” ujar W kepada awak media, Senin (10/03/2025).

Warga menilai PLN terkesan tidak profesional dan abai terhadap pelayanan masyarakat. Pemadaman yang terus berulang tanpa adanya kejelasan atau perbaikan menunjukkan buruknya sistem manajemen jaringan listrik di wilayah Dungkek.

“Kami butuh kejelasan! Apa masalahnya? Kenapa listrik sering padam? PLN harus bertanggung jawab, jangan hanya diam sementara masyarakat yang dirugikan,” tegas W.

Tak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, pemadaman listrik yang tak menentu juga berdampak pada ekonomi masyarakat. Banyak pelaku usaha, terutama pedagang kecil, yang mengalami penurunan pendapatan karena listrik sering mati di jam-jam produktif.

Masyarakat mendesak PLN untuk segera bertindak dan memperbaiki masalah ini. Jika tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, warga tak menutup kemungkinan untuk melakukan aksi protes sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap pelayanan PLN yang dinilai tidak memadai.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN belum memberikan tanggapan resmi terkait permasalahan ini.

 

 

 

 

Penulis : Harnawi/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak
MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa
Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep
PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Dugaan Celah “Mafia” hingga Bupati Tak Pernah Temui Massa Aksi
Rp10 Juta Tak Kunjung Cair, Arisan Get di Sumenep Dilaporkan ke Polisi
Tim Elang Satlantas Polres Sumenep Bersinergi dengan Disperkimhub Kabupaten Sumenep Tertibkan Parkir di Jalan Diponegoro

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:44 WIB

Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:22 WIB

Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:50 WIB

Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:46 WIB

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Dugaan Celah “Mafia” hingga Bupati Tak Pernah Temui Massa Aksi

Berita Terbaru

Opini

“Jenderal yang Tak Menunggu Telepon”

Senin, 18 Mei 2026 - 21:04 WIB