Dinas PU TR Sumenep Main-Main dengan Infrastruktur? Jalan Rusak Dibiarkan, Nyawa Warga Dipertaruhkan!

- Publisher

Selasa, 18 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Kebijakan Dinas PU TR Kabupaten Sumenep semakin tidak masuk akal! Jalan Teuku Umar, Desa Pandian, yang rusak parah hanya ditambal di satu titik, sementara bagian lainnya yang juga hancur lebur dibiarkan begitu saja. Apakah pemerintah sengaja menunggu jatuhnya korban sebelum bertindak serius?

Investigasi langsung awak media pada Selasa (18/03/2025) mengungkap fakta mencengangkan: perbaikan jalan dilakukan asal-asalan, seolah hanya formalitas belaka. Satu lubang ditambal, tetapi lubang lainnya yang berpotensi membahayakan pengendara sama sekali tidak diperhatikan. Apakah ini cara pemerintah mempermainkan anggaran perbaikan jalan?

Lebih parahnya lagi, ketika dimintai keterangan terkait ketimpangan ini, Kepala Bidang Bintang Marga Dinas PU TR Kabupaten Sumenep, Slamet Supriyadi, justru memilih bungkam. Sikap diam ini semakin menguatkan dugaan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam pengelolaan infrastruktur di Sumenep.

Apakah proyek perbaikan jalan hanya menjadi ajang bagi-bagi keuntungan? Mengapa hanya satu titik yang diperbaiki? Apakah ada ‘jatah’ tertentu dalam perbaikan jalan, sehingga titik lain yang rusak dibiarkan begitu saja?

Jalan yang rusak bukan sekadar masalah kecil! Ini menyangkut keselamatan ribuan pengendara yang melintas setiap hari. Apakah Dinas PU TR Sumenep ingin rakyat menerima nasib dengan jalan berlubang dan penuh risiko kecelakaan?

Jika perbaikan dilakukan setengah hati, maka pemerintah sama saja membiarkan rakyatnya celaka! Jangan sampai nyawa warga menjadi korban hanya karena kelalaian dan ketidakbecusan pejabat dalam menjalankan tugasnya.

Masyarakat harus bersuara! Dinas PU TR Sumenep tidak boleh terus bersembunyi di balik diamnya. Transparansi dan akuntabilitas adalah hak rakyat, dan sudah saatnya pejabat yang tidak becus bekerja dicopot dari jabatannya!

Rakyat butuh tindakan nyata, bukan sekadar tambalan ala kadarnya!

 

 

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep
Kades Grujugan Pimpin Kerja Bakti Massal, Benahi Kebersihan Sepanjang Jalan Raya Desa
Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka
Badur Itu dari Kata Badrun, Artinya Bulan Purnama,” Pesan Mendalam Bang Ali di Peresmian Musolla AINUN BANI
Dafa Adi Wijaya Putra Bersinar di Madura Pop Talent 2026, Talenta Muda Sumenep yang Diyakini Siap Menuju D’Academy Indosiar
Dugaan Pungutan Berlebih Penyeberangan Kalianget–Talango Diusut, Sejumlah Operator Dipanggil Polisi
Modus Pinjam Sebentar Motor Raib, Mahasiswa Sumenep Laporkan Dugaan Penipuan Rp13 Juta ke Polisi
Satlantas Polres Sumenep Urai Kemacetan Antrean BBM di Sejumlah SPBU, Warga Diimbau Tertib

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:40 WIB

Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:08 WIB

Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka

Senin, 29 Juni 2026 - 18:11 WIB

Badur Itu dari Kata Badrun, Artinya Bulan Purnama,” Pesan Mendalam Bang Ali di Peresmian Musolla AINUN BANI

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:02 WIB

Dafa Adi Wijaya Putra Bersinar di Madura Pop Talent 2026, Talenta Muda Sumenep yang Diyakini Siap Menuju D’Academy Indosiar

Jumat, 26 Juni 2026 - 02:11 WIB

Dugaan Pungutan Berlebih Penyeberangan Kalianget–Talango Diusut, Sejumlah Operator Dipanggil Polisi

Berita Terbaru