Respons Cepat, Ambulans RSUD dr. H. Moh. Anwar Jemput Pasien di Pos Trunojoyo

- Publisher

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas Satlantas Polres Sumenep bersama tim medis RSUD dr. H. Moh. Anwar mengevakuasi warga yang pingsan ke dalam ambulans di Pos Terpadu Trunojoyo, Rabu (16/4/2025).

Foto: Petugas Satlantas Polres Sumenep bersama tim medis RSUD dr. H. Moh. Anwar mengevakuasi warga yang pingsan ke dalam ambulans di Pos Terpadu Trunojoyo, Rabu (16/4/2025).

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Tim medis RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menunjukkan respons cepat dalam menangani kondisi darurat yang terjadi di ruang publik. Seorang perempuan dilaporkan tak sadarkan diri di perempatan lampu merah Jalan Trunojoyo, Rabu pagi (16/4/2025).

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pengguna jalan dan petugas kepolisian yang tengah berjaga di sekitar lokasi. Korban kemudian dievakuasi ke Pos 12.0 Trunojoyo Satlantas Polres Sumenep untuk mendapatkan penanganan awal.

Tak lama berselang, satu unit ambulans dari RSUD dr. H. Moh. Anwar tiba di lokasi. Tim medis segera memberikan pertolongan pertama. Saat itu, korban sudah mulai sadar dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pasien diketahui bernama Bu Salama, warga Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep. Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati, menyampaikan bahwa kondisi pasien kini dalam keadaan stabil.

“Pasien sudah dalam kondisi sadar saat dijemput oleh tim medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi gangguan kesehatan serius. Dugaan sementara, pasien mengalami pingsan akibat kelelahan dan belum sempat makan,” ujar dr. Erliyati saat dihubungi TrendiKabar.com.

Ia menambahkan, pihak rumah sakit terus berupaya memberikan layanan darurat yang optimal bagi masyarakat.

“RSUD dr. H. Moh. Anwar berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, tanggap, dan humanis, terutama dalam situasi darurat di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak
MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa
Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep
PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Dugaan Celah “Mafia” hingga Bupati Tak Pernah Temui Massa Aksi
Rp10 Juta Tak Kunjung Cair, Arisan Get di Sumenep Dilaporkan ke Polisi
Tim Elang Satlantas Polres Sumenep Bersinergi dengan Disperkimhub Kabupaten Sumenep Tertibkan Parkir di Jalan Diponegoro

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:44 WIB

Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:22 WIB

Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:50 WIB

Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:46 WIB

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Dugaan Celah “Mafia” hingga Bupati Tak Pernah Temui Massa Aksi

Berita Terbaru

Opini

“Jenderal yang Tak Menunggu Telepon”

Senin, 18 Mei 2026 - 21:04 WIB