“Kenapa Kejari Sumenep Hanya Menunggu? Kasi Pidsus Ditodong Soal Mandeknya Kasus Dana Desa Poja”

- Publisher

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep.

Foto: Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) di Desa Poja, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, kini menjadi sorotan tajam. Laporan yang sudah dilayangkan LSM Tim Operasional Penyelamat Aset Negara (TOPAN) ke Kejaksaan Negeri Sumenep hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti.

Sorotan itu kini langsung mengarah ke Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sumenep, Muhammad Edriyadi, S.H.

Pasalnya, saat dikonfirmasi awak media melalui WhatsApp (1/4/2026), Edriyadi hanya memberikan jawaban singkat yang justru memicu pertanyaan baru.

“Kami belum menerima hasil dari Inspektorat. Inspektorat adalah pengawasan internalnya, Pak,” ujarnya.

Jawaban tersebut dinilai tidak menjawab substansi persoalan. Sebab, laporan dugaan korupsi itu secara resmi masuk ke Kejaksaan Negeri Sumenep, bukan ke Inspektorat.

Publik pun mempertanyakan: mengapa Kejaksaan justru bersikap pasif dan menunggu?

Secara kelembagaan, Kejaksaan memiliki kewenangan melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi. Namun dalam kasus ini, langkah tersebut belum terlihat.

Sikap “menunggu” ini dinilai berpotensi menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum, khususnya dalam penanganan kasus korupsi di tingkat desa.

Ketua Umum TOPAN, H. Tri Ahmad Al-Hosaini, secara tegas menodong sikap Kasi Pidsus yang dianggap tidak progresif.

“Kenapa harus menunggu Inspektorat? Kami melaporkan ke Kejaksaan, bukan ke Inspektorat. Kalau seperti ini, di mana peran penegakan hukumnya?” tegasnya.

Ia juga menyinggung lambannya kinerja Inspektorat yang justru dijadikan alasan oleh Kejaksaan.

“Kalau Inspektorat lambat, masa Kejaksaan ikut lambat? Ini yang tidak masuk akal,” tambahnya.

Lebih keras lagi, ia mengingatkan agar tidak ada dugaan permainan di balik mandeknya penanganan kasus tersebut.

“Jangan sampai publik mencium ada kongkalikong. Penegak hukum tidak boleh berlindung di balik alasan administratif,” ujarnya.

Menurutnya, pemberantasan korupsi merupakan atensi langsung Presiden RI, Prabowo Subianto, sehingga aparat penegak hukum di daerah harus menunjukkan keseriusan, bukan justru terkesan menunda.

“Kalau Kejaksaan hanya menunggu tanpa langkah konkret, kami tidak main-main. Kami akan laporkan ke Jamwas Kejaksaan Agung,” tegasnya.

Kini, pertanyaan publik semakin terang:

Apakah Kejari Sumenep akan bergerak, atau terus bersembunyi di balik Inspektorat?

Kasus Dana Desa Poja bukan sekadar laporan ini adalah ujian nyata keberanian penegakan hukum.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Pasi Intel Kodim 0827/Sumenep Akui Pelanggaran Lalu Lintas, Minta Maaf dan Janji Perketat Disiplin
Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman
Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan
Berseragam Dinas, Pasi Intel Kodim Sumenep Diduga Abaikan Helm dan Lampu Merah, Bagaimana Pengawasan Disiplin?
Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT
Bukan Sekadar Ngopi, Polsek Bluto dan Wartawan Bicara Kamtibmas hingga Maraknya Pencurian
BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN
Masuk Lewat Jendela Dini Hari, Dua Orang Diamankan Warga Berujung Damai di Polsek Talango

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:56 WIB

Pasi Intel Kodim 0827/Sumenep Akui Pelanggaran Lalu Lintas, Minta Maaf dan Janji Perketat Disiplin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Berseragam Dinas, Pasi Intel Kodim Sumenep Diduga Abaikan Helm dan Lampu Merah, Bagaimana Pengawasan Disiplin?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT

Berita Terbaru

Opini

Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 17 Agu 2026 - 07:23 WIB