Kepala Desa Nyabakan Barat Gelar Fogging untuk Cegah DBD

- Publisher

Jumat, 24 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pasukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Foto : Pasukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Dalam upaya mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Kepala Desa Nyabakan Barat, Riskiyah, mengadakan kegiatan fogging atau pengasapan bekerja sama dengan Puskesmas Legung. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah desa untuk melindungi kesehatan warganya.

Fogging dilakukan untuk membasmi nyamuk dewasa, khususnya Aedes aegypti, yang merupakan vektor penyebaran penyakit DBD. Selain fogging, warga desa diajak untuk aktif melakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Langkah ini meliputi pembersihan lingkungan dari genangan air, wadah bekas, dan saluran air yang tersumbat, yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Kepala Desa Nyabakan Barat Riskiyah menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia juga mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan secara rutin sebagai langkah preventif terhadap penyebaran penyakit.

“Dengan kerja sama antara pemerintah desa, Puskesmas Legung, dan masyarakat, kami berharap Desa Nyabakan Barat terbebas dari ancaman DBD,” ujar Riskiyah, Jum’at (24/1/2025).

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata dalam menggalakkan kesadaran kolektif untuk menjaga kesehatan lingkungan.

 

 

Penulis : Harnawi/Mat Halil

Editor : Dafa

Berita Terkait

Sat Set Sot Nomor Urut 02 Kembali Guncang Festival Musik Tong Tong Semadura 2026
HIMPASS Bongkar Persoalan Sapeken di Hadapan Kapolresta Sumenep, Narkoba hingga Terumbu Karang Jadi Sorotan
Ribuan Warga Larut dalam Gema Sholawat Nariyah Ittisholana di Lapangan Kecamatan Batang-Batang, Sumenep
Ketua DPRD dan BK Dinilai Menghindar, PPI Perpanjang Aksi hingga Ada Kepastian
Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo Meluas, 512 Orang dari 19 Lembaga Terdampak
Jam Kerja Masih Berlangsung, Sejumlah Orang Berseragam Dinas Terlihat Ngopi di Warkop El-Malik
Nelayan Siap Biayai Pengerukan, Izin Alur Pasongsongan Masih Terkendala
SPPG Yayasan Rizki Haqiqi Campaka Disorot, Diduga Abaikan Instruksi BGN soal Label Ompreng MBG

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:36 WIB

Sat Set Sot Nomor Urut 02 Kembali Guncang Festival Musik Tong Tong Semadura 2026

Jumat, 4 September 2026 - 21:53 WIB

HIMPASS Bongkar Persoalan Sapeken di Hadapan Kapolresta Sumenep, Narkoba hingga Terumbu Karang Jadi Sorotan

Jumat, 4 September 2026 - 21:43 WIB

Ribuan Warga Larut dalam Gema Sholawat Nariyah Ittisholana di Lapangan Kecamatan Batang-Batang, Sumenep

Jumat, 4 September 2026 - 19:24 WIB

Ketua DPRD dan BK Dinilai Menghindar, PPI Perpanjang Aksi hingga Ada Kepastian

Rabu, 2 September 2026 - 16:36 WIB

Jam Kerja Masih Berlangsung, Sejumlah Orang Berseragam Dinas Terlihat Ngopi di Warkop El-Malik

Berita Terbaru