SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Warga Desa Lapa Taman, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, mengeluhkan lambannya perbaikan jalan desa yang rusak parah. Jalan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat, termasuk para pelajar, namun hingga kini belum mendapat perbaikan dari pemerintah desa.
Salah seorang warga berinisial P (50) mengungkapkan bahwa masyarakat telah berulang kali menyampaikan aspirasi kepada pemerintah desa, namun tidak ada tindakan nyata.
“Saat awal menjabat, Pak Kades sempat melakukan survei, tetapi setelah itu tidak ada langkah konkret. Kami sangat berharap jalan ini segera diperbaiki karena sangat berpengaruh terhadap aktivitas warga,” ujarnya kepada TrendiKabar.com.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa Lapa Taman, Abu Huraera, berdalih bahwa keterbatasan anggaran menjadi alasan utama belum dilakukannya perbaikan jalan. Ia menyatakan bahwa saat ini pemerintah desa memiliki program lain yang dianggap lebih prioritas.
“Anggarannya belum ada, dan masih ada yang lebih prioritas. Coba lihat saja di APBDes,” kata Abu Huraera melalui pesan WhatsApp, Rabu (12/2/2025).
Pernyataan tersebut justru memunculkan pertanyaan di kalangan warga. Mereka mempertanyakan apakah infrastruktur jalan bukan termasuk prioritas pembangunan desa.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pemerintah desa berkewajiban mengelola anggaran secara transparan dan menjalankan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Selain itu, Permendagri Nomor 114 Tahun 2014 juga menegaskan bahwa infrastruktur jalan harus menjadi bagian dari prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) serta Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).
Warga mendesak agar pemerintah desa menjelaskan secara transparan alokasi anggaran, terutama dalam perbaikan infrastruktur yang mendesak. Jika tidak ada langkah konkret, masyarakat berencana mengadu ke pemerintah daerah atau instansi terkait guna memastikan adanya transparansi dalam pengelolaan dana desa.
Minimnya keterbukaan dalam penggunaan anggaran desa menjadi sorotan dalam kasus ini. Warga berharap pemerintah desa segera bertindak demi kepentingan masyarakat dan tidak mengabaikan kebutuhan dasar yang bersifat mendesak.
Penulis : Suri Hariady
Editor : (Red)



























