Ketua DPC Mimbar Peradaban Indonesia Soroti Dugaan Penyimpangan BSPS 2024 di Dungkek: “Ada yang Diduga Tak Sesuai Juknis, Ada yang Dipinjam Identitasnya”

- Publisher

Selasa, 6 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2024 kembali menuai sorotan. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Mimbar Peradaban Indonesia Kabupaten Sumenep, Dafa Irwanto Saputra, angkat bicara soal dugaan penyimpangan dalam penyaluran bantuan di dua desa di Kecamatan Dungkek, yakni Desa Dungkek dan Desa Jadung.

Menurut Dafa, laporan dari warga menunjukkan adanya potensi pelanggaran dalam distribusi bantuan. Temuan di lapangan mengindikasikan adanya penerima yang tidak sesuai dengan petunjuk teknis (juknis), serta dugaan penggunaan identitas warga miskin untuk meloloskan pihak tertentu sebagai penerima.

“Kami temukan berbagai bentuk dugaan pelanggaran. Ada penerima yang tidak sesuai juknis dan tidak mengetahui haknya. Ada pula warga yang KTP-nya dipinjam untuk keperluan administrasi, tapi bantuan justru diterima oleh orang lain. Bahkan, ada penerima yang tidak memahami bentuk dan nilai bantuan yang seharusnya mereka terima,” jelasnya, Selasa (6/5/2025).

Dafa menyambut baik inspeksi mendadak (sidak) yang sebelumnya dilakukan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman ke wilayah kepulauan Sumenep. Namun, ia menekankan perlunya perluasan pengawasan ke wilayah daratan, termasuk Kecamatan Dungkek, yang juga diduga terjadi penyimpangan.

“Kami apresiasi sidak di kepulauan, tapi jangan sampai wilayah daratan diabaikan. Dugaan pelanggaran di Dungkek sangat serius,” tegasnya.

Ia juga menduga adanya keterlibatan sejumlah oknum, mulai dari panitia pelaksana, perangkat desa, hingga pihak berkepentingan lainnya.

“Masyarakat banyak yang takut berbicara. Ada tekanan, rasa enggan, dan ketidaktahuan soal hak mereka. Ini membuat banyak kasus tidak terungkap. Tapi kami berkomitmen mendorong agar ini diusut tuntas,” ujarnya.

Dafa menegaskan pentingnya penegakan hukum yang adil dan menyeluruh. “Jangan sampai yang dikorbankan hanya petugas lapangan. Jika ada aktor intelektual di balik dugaan ini, mereka juga harus dimintai pertanggungjawaban. Ini soal keadilan dan integritas negara dalam melayani rakyat kecil,” pungkasnya.

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti
Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB